Sukses

Asam Folat, Flek dan Ingin Hamil
03 Aug 2015, 17:10 WIB
Wanita, 28 tahun.

selamat siang dok...saya sudah 2.5 tahun menikah belum juga dikaruniai keturunan...saya ingin bertanya folid acid itu termasuk vitamin apa ya ? kemudian saya biasanya seminggu sebelum menstruasi saya suka flek kecoklatan apakah itu perngahur hormon sehingga sampai saat ini saya tidak dikaruniai keturunan ? tolong jawab terima kasih dok

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluhan flek-flek yang  Anda alami disebut dengan spotting. Ada banyak penyebab spotting, yaitu: 

  1. Kehamilan atau kehamilan ektopik (kehamilan di luar kandungan)

  2. Penggunaan kontrasepsi oral

  3. Ketidakseimbangan hormon

  4. Infeksi pada alat kelamin

  5. Pengobatan tertentu (misal: obat pengencer darah) 

  6. Polip serviks (benjolan pada mulut rahim)

  7. Kanker serviks 

  8. Dysfunctional uterine bleeding (pendarahan akibat hormonal)

  9. Endometriosis, adenomyosis (bentuk kelainan pada dinding rahim)

  10. Hiperplasia endometrial

  11. Pelvic inflammatory disease (penyakit infeksi pada saluran kewanitaan)

Untuk itu, kami sarankan agar dilakukan pemantauan dan jika terjadi lagi, sebaiknya  Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Asam folat merupakan senyawa vitamin B9, vitamin M, vitamin, dan asam Pteroyl-L-gluatamic. Obat ini memang sering diresepkan kepada Ibu yang sedang merencanakan kehamilan, atau pada saat hamil. Beberapa literatur medis menyebutkan bahwa konsumsi asam folat selama 1 tahun akan meningkatkan probabilitas wanita tersebut untuk hamil hingga 50%. Berdasarkan buku MIMS Indonesia dosis Asam Folat adalah 0,1 mg - 1 mg (1000 ug) perhari.

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Minum susu baik untuk keseimbangan gizi Anda. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Dibawah ini merupakan 7 tips menjaga kesuburan yang diberikan oleh Profesor William Ledger  seorang profesor ahli kandungan dari University of Sheffield.

1. Usia dan Fertilitas

Usia memang sangat penting dalam membahas kesuburan. Di jaman sekarang banyak yang menunda kehamilan, namun sebenarnya fertilitas menurun dengan meningkatnya usia. Pria dan wanita sangat subur pada usia 20 tahun-an. Terutama pada wanita, kesuburan akan menurun saat usia meningkat, dan menurun cepat setelah usia 35 tahun. Penyebabnya ada banyak, namun penyebab paling sering adalah kualitas dari telur yang dikeluarkan oleh indung telur. Kesuburan pria juga menurun dengan menambahnya usia terutama di usia 40 tahun namun banyak pria yang masih dapat memiliki anak diatas usia 50 tahun.

2. Hindari PMS (Penyakit Menular Seksual)

Penyakit menular seksual seperti chlamydia dan gonorrhea dapat merusak tuba falopi seorang wanita, yang mengakibatkan sulit menjadi hamil.

3. Hindari merokok

Wanita yang merokok 20 batang sehari dapat mengalami peristiwa menopause 2 tahun lebih cepat  dibandingkan wanita pada normalnya. Lelaki yang merokok juga memiliki risiko rusaknya sperma.

4. Berat badan dan kesuburan

Berat badan berlebih dan berat badan kurang dapat menyebabkan ketidaksuburan. Berat badan yang berlebih dapat menimbulkan penyakit PCOS (polycystic ovary syndrome) yang mempengaruhi keseburan.

5. Hindari alkohol

Pria yang mengkonsumsi alkohol 3 – 4 gelas dalam sehari dapat merusak sperma mereka. Wanita juga dianjurkan untuk menghindari konsumsi alkohol sewaktu ingin hamil untuk menghindari rusaknya pertumbuhan janin.

6. Hindari radiasi dan bahan kimia berbahaya

Terekspos radiasi dan beberapa bahan kimia seperti glycol ester yang ditemukan dalam tanaman dapat merusak kesuburan.

 

 

Berikut adalah beberapa artikel yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar