Sukses

Mengenai Ginjal Bocor

06 Aug 2015, 15:12 WIB
Wanita, 22 tahun.

Siang Dokter Saya mau tanya tentang penyakit Ginjal Bocor? Kakak Ipar saya mengalami penyakit ini sudah sebulan. Saya mau tanya untuk mengecilkan bengkaknya pakai apa ya dok? dan sekarang ini sudah mulai demam, bagaimana menurunkan demamnya? beberapa hari lalu sudah cek lab tetapi harus menunggu hasilnya (tgl 5 hasilnya baru keluar) dan kakak ipar saya ini kan baru melahirkan apa masih boleh menyusui anaknya? kemungkianan sembuh besar ga ya dok? terimakasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda. Apakah yang Anda maksud dengan ginjal bocor adalah sindroma nefrotik?

Sindroma Nefrotik merupakan suatu kelainan ginjal yang ditandai dengan gejala : 

  • Proteinuria : Adanya protein di dalam urin 

  • Hipoalbuminemia : Kadar Albumin yang rendah 

  • Edema : Pembengkakan pada tubuh (Pembengkakan seluruh tubuh)

Gejala tambahan berupa : 

  • Hiperlipidemia : Kadar lemak dalam tubuh yang meningkat 

  • Thrombphilia : Gangguan pembekuan darah

  • Lipiduria : Ditemukannya lemak dalam urin 

Penyebabnya adalah kerusakan pada saluran filtrasi ginjal akibat adanya peradangan atau pembentukan jaringan hyalin. Sindrom ini memiliki beberapa klasifikasi yang dapat dilihat dengan pemeriksaan histologi (melihat sel dengan mikroskop). Pemeriksaan yang dilakukan dapat dilihat dengan pemeriksaan urin, pemeriksaan darah, hingga biospsi ginjal. 

Terapi yang dilakukan bisa dengan terapi simptomatis (misalnya menghilangkan gejala bengkak) ataupun terapi untuk kerusakan ginjal. Obat untuk mengecilkan bengkak tidak dapat dibeli secara bebas dan harus dengan rekomendasi dokter. Begitu pula antibiotik harus disesuaikan dengan kuman yang diduga sebagai penyebab infeksi.

Diet yang perlu dilakukan adalah jangan mengkonsumsi lebih dari 1 gr protein/ per kg (berat badan) dalam per hari biasa pasien akan disuruh mengkonsumsi ikan dan ayam. Hindari konsumsi garam berlebihan (1-2 g perhari), serta hindari makanan dengan garam yang tinggi seperti salami, saus tomat, makanan siap saji, kecap, dressing salad, hingga snack-snack dengan MSG yang tinggi. Ingat untuk selalu melihat label makanan untuk melihat kandungan garam. 

Lakukanlah pemeriksaan rutin kepada dokter anda, dan minumlah obat secara rutin sesuai dengan anjuran obat yang diberikan dokter anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar