Sukses

Lensa Kontak dan Migren

13 Aug 2015, 08:51 WIB
Wanita, 25 tahun.

dok dulu saya setiap hari memakai lensa kontak dalam waktu yg lama. karena sekarang lebih sering dirumah sayapun hampir tidak pernah lg memakai lensa kontak, ketika saya mencoba menggunakan lensa kontak lg saya selalu migren kenapa ya dok? saya fikir karena merk soflensenya tidak cocok lalu saya ganti dan terus mencoba merk2 lain tapi migren itu tetap datang setelah saya memakainya.apakah mata saya sudah terkena infeksi

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Penyebab migrain sampai saat ini belum diketahui secara pasti, sebagian besar meyakini berhubungan dengan faktor lingkungan dan genetik. 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya), adanya scintillating scotoma (sebuah area peralihan parsial dalam lapang pandang yang berkelip-kelip/bergerak-gerak) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki). 

Apabila gejala tersebut muncul beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, dikenal dengan istilah aura. Namun hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura. Migrain yang disertai munculnya aura dinamakan migrain klasik.

Penderita migrain biasanya akan mengalami sakit kepala selama 4-72 jam. Sakit kepala ini dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan dapat hilang timbul. Timbulnya migrain dapat terjadi akibat kombinasi dari beberapa faktor, seperti stres, kebisingan, kelelahan, lapar atau makanan tertentu. Coba untuk memperhatikan makanan Anda. Beberapa makanan yang diidentifikasi menjadi pencetus migraine adalah :

  1. Makanan yang banyak mengandung Thyramine (keju, red wine)
  2. Makanan yang mengandung Monosodium Glutamate (MSG) seperti makanan Cina dan Meksiko
  3. Makanan yang mengandung Nitrat (bologna, salami, smoked meat)
  4. Makanan yang difermentasi
  5. Alkohol (red wine)
  6. Minuman yang mengandung kafein (softdrink, teh, kopi)

Mengenai kaitan dengan lensa kontak, yang perlu diperhatikan disini adalah ukuran refraksi mata Anda (minus/plus/silindris). Kapankah terakhir Anda memeriksakan mata Anda ke dokter spesialis mata? Penggunaan ukuran lensa kontak yang ukurannya sudah tidak sesuai dapat menimbulkan gejala pusing atau sakit kepala karena otot mata bekerja ekstra untuk menyesuaikan penglihatan. Kami menyarankan penderita dengan gejala migrain untuk melakukan pemeriksaan langsung dengan dokter untuk memastikan diagnosis dan menentukan pengobatan Anda. Dokter akan melakukan wawancara dan pemeriksaan fisik menyeluruh untuk menentukan penyebab nyeri kepala Anda apakah berasa dari migrain atau karena perubahan ukuran refraksi di mata Anda. 

 

 

Sebagai informasi tambahan, penggunaan lensa kontak pada mata sebenarnya bergantung pada jenis aktivitasnya dan juga cara perawatannya. Selain itu untuk astigmatisme (penggunaan koreksi silider/silindris) membutuhkan kontak lensa khusus. Dengan perawatan yang baik dan menggunakan tetes mata sehingga mata tidak kering maka penggunaan pada saat cuaca panas tidak bermasalah karena panas tidak berkontak secara langsung. Penggunaan topi dapat membantu. Api unggun, makanan beruap panas, mandi uap panas, mandi air panas dan terlalu dekat dengan kompor yang memberikan kontak panas langsung harus dihindari. Hal ini juga bergantung dari tingkat minus mata Anda, jika masih dapat melihat dengan cukup baik maka tidak masalah untuk tidak menggunakan alat bantu menglihat atau tetap dengan menggunakan kacamata biasa.

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar