Sukses

Rambut Rontok Pada Usia 20an

28 Jul 2015, 10:07 WIB
Pria, 20 tahun.

dokter saya mau konsultasi soal rambut rontok umur saya baru 20 tahun tapi sudah mengalami penipisan rambut, setiap hari rambut saya rontok terutama di daerah ubun ubunya sudah mulai menipis dan kulit kepala terlihat jelas saya takut kalo menjadi bota soalnya saya sudah memakai segala jenis penumbuh rambut tapi belum ada yang cocok malah rontoknya makin parah tapi ada satu produk yang bisa menumbuhkan rambut cuman masalanya tumbuhnya bukan di daerah yang botak tapi malah di jidat saya kawatir dok, apakah ini keturunan soalnya ayah saya botak tenggah dan juga kaka saya tolong dok ???

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kerontokan rambut adalah kehilangan rambut yang berkisar kurang lebih 120 helai per hari. Dapat terjadi menyeluruh atau setempat. Penyebabnya bermacam-macam mulai dari setelah melahirkan, bayi baru lahir, stres, demam tinggi, obat. Kerontokan dapat menyebabkan kebotakan. Kebotakan dapat disebabkan berbagai macam penyebab, antara lain :

  • Infeksi kulit kepala
  • Stres emosional
  • Keturunan (genetik)
  • Autoimun : LUPUS
  • Depresi
  • Faktor fisis, misalnya tekanan pada bayi yang tidur pada satu sisi
  • Penyakit sistemik : sifilis, hipotiroid, hipertiroid
  • Kebotakan karena tarikan, misal penggunaan alat pengeriting atau pelurus rambut
  • Obat : pil antihamil, metotreksat, siklosfosfamid, klorambusil

Bagaimana dengan kerontokan yang terjadi pada Anda? Apakah masih di bawah 120 helai per hari? Kerontokan rambut lama-lama dapat menyebabkan kebotakan. Terapi untuk mengobati kebotakan antara lain dengan menggunakan minoxidil, finasteride, kortikosteroid, dan estrogen-ekuin. Terdapat pula terapi lain seperti suntikan kortikosteroid ke kulit kepala. Namun tentu saja hal ini harus dilakukan oleh dokter spesialis kulit kelamin. Dosis pemberian obat harus dengan pengawasan dokter ditakutkan efek samping yang mungkin terjadi. Apabila Anda ingin berkonsultasi lebih lanjut dapat menghubungi dokter spesialis kulit kelamin.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar