Sukses

Kulit Berjerawat saat Hamil
24 Jul 2015, 10:22 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok..saya skg hamil 10week.. semenjak saya hamil jerawat saya makin byk n besar2.. saya mau pake produk utk ibu hamil apa blh?utk meringankan jerawat saya

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda. Memang dapat banyak terjadi kelainan kulit pada saat kehamilan. Pada saat hamil juga jumlah kelenjar sebasea semakin meningkat. Hal ini termasuk perubahan yang fisiologis (normal) karena perubahan hormonal dan akan kembali lagi seperti keadaan sebelum hamil setelah masa kehamiilan dan menyusui berakhir. 

Bila Ibu hamil berjerawat, perawatan kulit yang baik dan benar memegang peranan penting dalam mengontrol keparahan. Berikut adalah beberapa perawatan yang dapat diterapkan untuk kulit Ibu hamil yang berjerawat. 

  1. Cucilah wajah secara teratur 2 kali sehari. Sebaiknya mencuci wajah jangan terlalu sering, jangan terlalu digosok dan jangan menggunakan bahan-bahan yang kasar/iritatif (handuk, pencuci wajah dengan scrub) karena dapat menyebabkan iritasi dan malahan memicu jerawat.

  2. Gunakan bahan-bahan yang tidak berbasis minyak (oil) maupun alkohol, baik untuk kosmetik, pelembab, tabir surya maupun pembersih wajah.

  3. Jika Ibu memiliki jenis kulit kepala berminyak, sebaiknya Ibu mencuci rambut setiap hari. Rambut yang berminyak dan kotor dapat mempengaruhi kebersihan kulit wajah sehingga dapat memicu terjadinya jerawat.

  4. Jangan melakukan manipulasi apapun pada jerawat Ibu, seperti: memegang-megang, menekan-nekan, atau memecahkan jerawat. Hal ini dapat menyebabkan bekas jerawat yang lebih sulit diatasi daripada jerawat itu sendiri.

Untuk perawatan jerawat Ibu, sebaiknya Ibu mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan penanganan yang tepat di masa kehamilan dan menyusui. Tidak semua perawatan kulit dan kecantikan dapat digunakan pada masa kehamilan dan menyusui karena ada beberapa obat jerawat yang bersifat teratogenik (berbahaya bagi tubuh), contohnya retinoid acid dan beberapa antibiotik.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar