Sukses

Vagina Gatal dan terasa panas disertai keputihan

04 Feb 2016, 20:15 WIB
Wanita, 33 tahun.

apakah sperma bisa menyebabkan alergi seperti gatal-gatal pada daeraha sekitar kelamin? apabila gatal2 terasa panas dan keputihan yang kental bisa di sebabkan jamur? gejala apa yg terjadi bila terkena infeksi jamur pada vegina dan sekitarnya? penangganan apa yang bisa di lakukan bila gatal2 terjadi? obat apa yang harus saya gunakan untuk menghilangkan rasa gatal?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Keluhan yang Anda deskripsikan biasanya paling sering terjadi karena infeksi jamur (candida), yang sering ditandai dengan keputihan dan rasa gatal-gatal berlebihan.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri. 

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, kadang dapat menggumpal, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Jika keputihan yang Anda alami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu Anda lakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Untuk menegakkan diagnosis diperlukan pemeriksaan fisik langsung pada daerah genital Anda secara kasat mata oleh dokter yang berkompeten dan memiliki alat yang memadai. Selain itu, untuk lebih pastinya dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium yang dikenal dengan pemeriksaan swab /usap vagina. Pada pemeriksaan tersebut, lendir pada vagina akan diambil sedikit untuk kemudian diusapkan pada gelas obyek yang selanjutnya akan diperiksa di bawah mikroskop, Kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk pemeriksaan lengkap dan sebaiknya tidak mengobati sendiri dengan antibiotik. Tatalaksana optimal dapat dilakukan bila diagnosis telah diketahui, sesuai dengan penyebabnya. Pengobatan yang tidak sesuai dapat menyebabkan masalah baru

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar