Sukses

Cara Menaikan Berat Badan Dan Tinggi Badan

04 Aug 2015, 13:18 WIB
Pria, 23 tahun.

Cara menaikan berat badan dan tinggi badan

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

 

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Pada dasarnya, yang menyebabkan berat badan tidak bertambah adalah karena asupan energi yang lebih rendah dari kebutuhan sebenarnya, sehingga energi cadangan Anda dalam bentuk lemak akan digunakan. Penyebab lain adalah karena metabolisme tubuh yang cepat (biasanya merupakan faktor keturunan).  Selain itu, seseorang yang termasuk dalam kategori kurus dapat disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti hipertiroid atau tuberkulosis.

Jika pola makan Anda sudah baik, bagaimana dengan aktivitas Anda? Adakah keluhan lain yang Anda rasakan seperti batuk lebih dari 2 minggu, berdebar-debar, gangguan menstruasi, sering berkeringat, tangan gemetar, sering buang air besar?

Berikut adalah beberapa cara sehat untuk menaikkan berat badan:

  • Makan secara teratur 3 kali sehari dengan gizi seimbang, dengan porsi lebih banyak dari biasanya. Serta ditambah 2 kali makanan kecil (biskuit yang mengandung keju dan susu, minuman yogurt, jus buah). Gizi seimbang adalah susunan hidangan sehari yang mengandung zat gizi (karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral) dalam jumlah dan kualitas yang sesuai dengan kebutuhan tubuh untuk dapat hidup sehat secara optimal.
  • Meningkatkan asupan protein dan karbohidrat sangat baik untuk meningkatkan berat badan. Makan lebih banyak protein dan karbohidrat seperti roti, nasi, umbi-umbian, ikan, daging, tempe, tahu.
  • Berolahraga secara teratur. Beberapa jam setelah olahraga biasanya akan terasa lapar sehingga meningkatkan nafsu makan, yang tentunya berguna untuk menaikkan berat badan. Jenis olah raga pun tidak perlu yang sulit atau terlalu berat. Berjalan kaki selama 30 menit secara teratur sudah cukup untuk menjaga keseimbangan tubuh.
  • Istirahat yang cukup agar energi Anda tidak banyak terbuang percuma.
  • Memperbanyak minum air putih, dapat memperbaiki metabolisme tubuh Anda serta melancarkan pencernaan Anda.
  • Selain itu, cobalah untuk memperhatikan label makanan yang Anda konsumsi, untuk mengetahui jumlah kalori dan kandungan nutrisi pada produk makanan yang Anda beli tersebut.

Apabila cara di atas belum berhasil, kami sarankan agar Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mencari tahu apakah ada kemungkinan penyakit lain yang mendasari. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk menu makanan yang dapat meningkatkan berat badan Anda

Berikut kami akan menjelaskan mengenai cara menambah tinggi badan. Tinggi badan seseorang dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu genetik (keturunan), gizi, dan lingkungan. Genetik dalam hal ini adalah faktor tinggi badan kedua orangtua. Perlu diketahui bahwa penambahan tinggi badan dapat dilakukan apabila lempeng pertumbuhan yang terdapat di tulang panjang masih terbuka. Lempeng tersebut terbuka pada saat usia pubertas dan baru akan menutup pada usia 20-21 tahun. Proses pemadatan tulang dewasa akan berhenti sampai usia 35 tahun. Namun menutupnya lempeng pertumbuhan harus dibuktikan dengan foto rontgen di beberapa area tulang. 

Faktor - faktor yang dapat mempengaruhi tinggi badan seseorang disertai tips untuk memperoleh tubuh ideal antara lain:

1. Genetik

Gen yang mempengaruhi tinggi rendah badan seseorang dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah "huruf" dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda. Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.

Adapun rumus untuk memperkirakan tinggi anak berdasarkan tinggi orangtuanya adalah :

  • Anak laki-laki= (Tinggi Ibu + Tinggi Ayah + 13) (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm
  • Anak perempuan = (Tinggi Ibu + Tinggi Ayah - 13) (dalam cm) dibagi 2 ± 8,5 cm

Rumus tersebut tidak mutlak dan merupakan perkiraan, umumnya saat mencapai dewasa kebanyakan anak dapat mencapai sekitar 10 cm dari estimasi tersebut. Hasilnya tetap dipengaruhi oleh berbagai faktor lain seperti asupan gizi dan nutrisi, serta aktivitas fisik.

2. Nutrisi

Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Untuk menunjang pertumbuhan yang optimal di butuhkan vitamin untuk kekuatan tulang yaitu vitamin D, kalsium, dan phospor. Semua vitamin tersebut terangkum dalam makanan yg mengandung protein. baik itu protein hewan atau nabati, serta unsur sayuran hijau. contoh protein hewani yaitu: daging, ayam atau ikan, kerang, cumi, seafood lainnya, serta putih telur. contoh protein nabati yaitu: tahu tempe dan kacang2an kering lainnya seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang polong dan sebagainya. Tidak diperlukan suplemen dalam hal ini apabila kebutuhan nutrisi Anda sudah cukup.

3. Olahraga

Dianjurkan untuk melakukan olah raga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, misalnya atletik, lari santai, lompat tali (skipping), basket, badminton, renang dan olahraga lain yang sejenis. Dengan cara tersebut, tulang dirangsang tumbuh sedikit lagi karena hentakan berat badan.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (MP)

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar