Sukses

Cucu Tidak Pernah Ereksi

01 Feb 2016, 20:32 WIB
Pria, 4 tahun.

dok kenapa cucu saya tidak pernah ereksi? usia 4 tahun, banyak informasi yang saya dengar usia segitu pernah ereksi,terimakasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Ereksi yang terjadi pada anak yang belum mencapai usia pubertas umumnya terjadi bukan karena rangsangan seksual, namun merupakan suatu kondisi yang normal yang disebut Nocturnal Penile Tumescence (NPT).

Hal ini terjadi selama tahap tidur REM (gerakan mata cepat atau rapid eye movement), yaitu tahap tidur dalam saat terjadi mimpi, meningkatnya laju respirasi dan aktivitas otak, serta otot-otot menjadi lebih rileks, yang ditandai dengan gerakan bola mata yaang cepat. Penyebab lainnya adalah meningkatnya hormon testosterone di malam hari.

Ereksi bisa saja tidak terjadi di pagi hari jika tidak terjadi fase tidur REM saat anak Anda terbangun dan hal tersebut normal. Atau mungkin telah terjadi ereksi di malam hari dan Anda tidak menyadarinya.

Namun untuk memastikan kondisi yang anak anda alami saat ini, maka tidak ada salahnya jika dilakukan pemeriksaan ulang kepada dokter spesialis urologi.

Gangguan ereksi (disfungsi ereksi) dapat diartikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk memulai dan mempertahankan ereksi. Gangguan ini dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

  • Kelainan pembuluh darah

Agar bisa ereksi, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi.

  • Kelainan persarafan

Kerusakan saraf akibat penyakit kencing manis (diabetes melitus), alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi

  • Obat-obatan

Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan seperti obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium

  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Masalah psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menjadi penyebab yang cukup besar dari gangguan ereksi.  

Karena banyaknya kemungkinan penyebab keluhan tersebut, diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Anda sebaiknya berkonsultasi ke dokter spesialis andrologi untuk mengevaluasi lebih lanjut gangguan ereksi yang anak anda alami.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam

    0 Komentar

    Belum ada komentar