Sukses

Lendir Dan Darah Dari vagina

09 Sep 2015, 21:33 WIB
Wanita, 20 tahun.

dok, 2bulan lalu sy hnya mngeluarkan bercak darah, bulan lalu sy mens sperti biasa, dan bulan ini sy blum halangan tetapi sminggu ini stiap sy BAK selalu disertai lendir dan darah yg sngat sdikit. sy sm skli tdk merasa gtal ataupun sakit, kira" kenapa ya dok?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Keluarnya cairan dari vagina disebut dengan keputihan.

Keputihan atau dalam bahasa medis disebut fluor albus, adalah cairan (bukan darah) yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara fisiologis/normal dan secara patologis. Yang dimaksud dengan keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti di sekitar masa menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Dengan demikian jelas, bahwa keluarnya cairan dari vagina merupakan hal yang wajar ditemukan setelah menstruasi. Selama cairan vagina tersebut tampak bening (tidak berwarna), tidak berbau, tidak banyak, dan tidak menimbulkan keluhan seperti rasa gatal atau terbakar pada kemaluan, maka Anda tidak perlu merasa khawatir. Namun Anda mengatakan bahwa keputihan yang Anda alami saat ini berwarna kuning kecoklatan hingga bercampur darah. Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bahwa darah bukan termasuk dalam definisi keputihan sehingga perlu diyakinkan kembali apakah darah tersebut timbul akibat iritasi/trauma/infeksi pada alat genitalia Anda ataukah merupakan perdarahan dari organ reproduksi yang lebih dalam (rahim). Untuk itu janganlah takut untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda karena terapi optimal baru dapat diberikan setelah diketahui penyebabnya.

Pernahkah Anda melakukan hubungan seksual sebelumnya? Apabila belum, maka tentunya dokter tidak akan memasukkan alat apapun ke dalam liang kemaluan Anda. Cukup dengan melihat alat genitalia luar Anda, mengambil cairan keputihan Anda untuk pemeriksaan kuman, dan melakukan pemeriksaan USG apabila diperlukan.

Apabila dari pemeriksaan cairan keputihan benar ditemukan adanya infeksi, maka dokter akan memberikan Anda terapi antibiotik yang disesuaikan dengan kuman penyebabnya, begitu pula dengan hasil pemeriksaan lainnya. Bagaimanapun, sebaik-baiknya terapi adalah disesuaikan dengan penyebabnya. Adapun beberapa hal yang perlu mendapat perhatian yaitu:

  • sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • hindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • hindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan Anda
  • bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar