Sukses

Pembesaran Kelenjar Tiroid

21 Jan 2016, 21:06 WIB
Wanita, 25 tahun.

Salam kenal dok, leher saya membesar, sy sudah tes lab dan usg tiroid dgn hasil sbb : Free T4 1.01 TSHs 2.3814 Tiroid dekstra-sinistra: Bentuk normal,membesar Batas tegas,kapsul intak,tepi reguler Parenkim inhomogen Tampak gambaran lesi hipoekoik kecil-kecil,inverno sign Istmus 0.56 cm Sebenarnya sy sakit apa? Bagaimana pengobatannya? Tks

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Kondisi anda tsb akan lebih tepat jika kembali didiskusikan dengna dokter spesialis Penyakit dalam yang sebelumnya memeriksa Anda. Namun, arah penyakit anda adalah pembesaran kelenjar tiroid / struma.

Struma disebut juga goiter adalah suatu pembengkakan pada leher oleh kaena kelenjar tiroid akibat kelainan glandula tiroid dapat berupa gangguan fungsi atau perubahan susunan kelenjar dan morfologinya.

Dampak struma terhadap tubuh terletak pada pembesaran kelenjar tiroid yang dapat mempengaruhi kedudukan organ-organ disekitarnya. Di belakang kelenjar tiroid terdapat trakea dan esofagus. Struma dapat mengarah ke dalam sehingga mendorong trakea esofagus dan pita suara sehingga terjadi kesulitan bernafas dan nyeri menelan. Hal tersebut akan berdampak terhadap gangguan pemenuhan oksigen, nutrisi serta cairan dan elektrolit. Bila pembesarab keluar maka akan memberi bentuk leher yang besar dan tidak simetris atau tidak, jarang disertai kesulitan bernafas dan nyeri menelan.

Struma nodosa dapat diklasifikasikan berdasarkan beberapa hal, yaitu :

  • Berdasarkan jenis nodul : bila jumlah nodul hanya satu disebut nodosa soliter, bila lebih dari satu disebut multi nodosa.
  • Berdasarkan kemampuan : menangkap iodium radio aktif dikenal 3 bentuk : nodul dingin, nodul hangat, nodul panas.
  • Berdasarkan konsistensinya: nodul lunak, kistik, keras, sangat keras.

Pilihan terapi dibedakan sesuai dengan klasifikasinya dan penyebabnya.  Mengenai pemilihan terapi sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter yang telah memeriksa Anda, karena beliaulah yang lebih mengerti kondisi Anda dan penanganan yang tepat disesuaikan dengan kondisi penyakit Anda.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar