Sukses

Gigi Keropos dan Stem sel

25 Sep 2015, 13:30 WIB
Pria, 19 tahun.

Dok gigi saya pada keropos dan copot. Saya kurang percaya diri sama diri saya krna gigi saya yg keropos. Jika di lakukan terapi dental stem cell apa bisa dok.

drg. Arni Maharani

Dijawab Oleh:

drg. Arni Maharani

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com.

Kami turut prihatin atas kondisi yang Anda alami. Sebelumnya Kami akan menjelaskan sedikit mengenai gigi berlubang atau gigi keropos. Gigi yang keropos dan berlubang memang tidak boleh dibiarkan tanpa mendapatkan perawatan dari dokter gigi, karena dapat berdampak serius bagi kesehatan gigi itu sendiri dan kesehatan tubuh. Perawatan yang diperlukan pada gigi Anda tentu saja baru dapat ditentukan ketika sudah dilakukan pemeriksaan secara langsung oleh dokter gigi. Apabila gigi masih dapat ditambal maka akan dilakukan perawatan penambalan, namun bila sudah tidak dapat ditambal atau dilakukan perawatan lainnya maka gigi akan dicabut. 

Kami akan menjelaskan sedikit mengenai stem cell. Stem cell disebut sel punca atau sel induk.  Stem cell adalah sel yang masih belum matang dan belum berdiferensiasi (berubah) menjadi sel atau jaringan tertentu. Nantinya sel ini dapat bereplikasi menjadi sel yang serupa atau menjadi sel lain yang sama sekali berbeda. Stem cell bisa didapat dari tubuh pasien sendiri, yang disebut autogenous, atau didapat dari donor dan disebut allogenous. Sejauh ini, stem cell yang tersedia lebih banyak berasal dari donor, namun tidak dapat dipastikan apakah sel tersebut akan menimbulkan reaksi penolakan dari pasien.

Gigi tidak ketinggalan untuk menjadi penghasil stem cell (dental stem cell). Stem cell dapat diperoleh dari pulpa gigi permanen maupun gigi susu, dan dari ligamen periodontal maupun struktur gigi lain. Dapat dikatakan bahwa gigi adalah sumber stem cell yang mudah didapat, karena bisa diperoleh dari pulpa gigi yang dicabut seperti pada keadaan gigi molar tiga (atau yang sering disebut gigi geraham bungsu) impaksi, gigi susu, atau gigi yang harus dicabut karena perawatan orthodontik. Gigi susu yang dicabut menawarkan keuntungan ekstra dibandingkan gigi lain sebagai sumber stem cell, karena didapati bahwa stem cell dari gigi susu tumbuh lebih cepat daripada sumber lain. Keuntungan lainnya adalah stem cell dari gigi susu mudah didapat, dan dapat disimpan (tentunya di tempat dan kondisi yang tepat) hingga saatnya dibutuhkan di masa depan. Proses pengambilannya juga tidak membuat pasien harus mengorbankan gigi sebagai sumber stem cell karena gigi susu secara alami akan mengalami pergantian dengan gigi permanen, dan trauma yang terjadi adalah minimal.

Para peneliti dari National Institutes of Health telah melakukan serangkaian penelitian mengenai dental stem cell ini. Menurut Pamela Gehron Robey, Ph.D., Kepala Bagian Craniofacial and Skeletal Diseases, National Institute of Dental and Craniofacial Research of the National Institutes of Health, bukan tidak mungkin di masa depan gigi yang cedera parah dan mengalami kematian, misalnya karena kecelakaan berkendara, dapat diregenerasi kembali.

Berikut artikel yang dapat Anda baca terkait pertanyaan Anda.

Rupa-rupa Tambalan Gigi

Gigi berlubang, Jangan Takut Bor

Gigi Berlubang: Cabut atau Rawat?

Penyebab Gigi Berlubang?

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar