Sukses

Retinopati Diabetikum

20 Jan 2016, 20:51 WIB
Pria, 24 tahun.

selamat pagi, saya mau konsultasi perihal penyakit mata yang diderita oleh kakak saya. Jadi gini sebulan terakhir ini kakak saya mengalami kebutaan (hampir tidak bisa melihat) pada mata kirinya, ini disebabkan oleh penyakit diabetes yg dideritanya beberapa tahun terkhir ini, yang mau saya tanyakan apa ada penanganan khusus terhadap penyakit kakak saya ini yang disebabkan deabetes? dan kemungkinan sembuh terhadap matanya ini berapa persen? terima kasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Kerusakan mata akibat penyakit diabetes disebut dengan Retinopati Diabetikum.

Bagian mata yang terkena efek kadar gula darah yang tinggi untuk waktu lama adalah retina, badan kaca, lensa, dan saraf mata. Efek gula darah yang tinggi pada retina (saraf mata) adalah terhadap pembuluh-pembuluh darah kecil di sana. Pembuluh darah dapat rusak, sehingga terjadi kebocoran darah yang masuk ke dalam badan kaca. Darah yang ada akan menghalangi jalannya cahaya menuju retina. Lama kelamaan pembuluh darah yang rusak tersebut dapat menjadi jaringan ikat. Jaringan ikat yang terbentuk dapat menyebabkan retina terlepas dari bagian belakang bola mata. Keluhan yang dapat muncul adalah rasa adanya kilatan-kilatan cahaya di mata, kemudian seperti ada tirai yang menghalangi penglihatan.

Retinopati diabetikum pada stadium awal (non-proliferatif) bisa timbul tanpa gejala. Hal ini disebabkan karena pusat penglihatan belum terkena komplikasi DM. Penderita sebaiknya tak menunggu hingga muncul gejala untuk menghindari terjadinya tahap Proliferatif (stadium lanjut) yang membutuhkan penanganan pengobatan yang lebih sulit.

Pengobatan untuk Retinopati Diabetikum diberikan melalui terapi laser fotokoagulasi yakni terapi dengan menggunakan sinar laser dengan frekuensi tertentu pada retina mata. Terapi ini berfungsi untuk memagari dan mengontrol  DM yang telah masuk di retina mata agar tidak menyebar. Pengobatan lain yakni dengan virektomi atau tindakan operasi yang dilakukan karena adanya perdarahan di badan kaca pada stadium Proliferatif. Terapi laser dan virektomi terbukti efektif mencegah kebutaan, tetapi tidak dapat menyembuhkan Retinopati Diabetikum.

Mengontrol kadar gula darah, deteksi dini dan pengobatan yang tepat dapat mencegah kebutaan.

Berikut kami lampirkan artikel untuk menambah informasi mengenai diabetes dan kelainan pada mata.

Kebutaan pada penderita diabetes

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar