Sukses

Mengatasi Keputihan Saat Hamil

12 Jan 2016, 21:32 WIB
Wanita, 29 tahun.

Saya mau tanya, karena ini adalah kehamilan pertama saya apakah normal jika saya mendapatkan keputihan, terkadang keputihan itu kalau kecapean menjadi berwarna putih susu, tapi tidak berbau dan tidak terlalu gatal bagaimana cara mengobati keputihan tersebut? apakah boleh membasuh dengan air hangat atau menggunakan pembersih kewanitaan?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com 

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit. Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya.

Keputihan yang berlangsung terus menerus tanpa pengobatan yang tepat selama kehamilan dapat menimbulkan berbagai komplikasi selama kehamilan, seperti ketuban pecah dini, bayi lahir prematur, infeksi cairan amnion, infeksi pada janin dan lain sebagainya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah:

  • Hindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat dan sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Jika ingin menggunakan panty liner, pilihlah panty liner yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Hindari penggunaan produk pembersih kemaluan karena dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila membilas setelah buang air kecil, lakukan dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk

Semoga kehamilan dan proses persalinan Anda dapat berjalan dengan lancar, Ibu dan bayi sehat selalu.

Kami sertakan artikel-artikel berikut untuk menambah informasi Anda :

5 Penyebab Keputihan pada Wanita

9 Tips Menjaga Kesehatan Vagina

Tips Atasi Sakit Kepala Saat Hamil

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar