Sukses

Dada Sesak dan Jantung Berdebar

30 Nov 2015, 18:25 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok saya akhir akhir ini suka sesak dadanya jantung juga berdebar lebih cepat cape juga. Apa ini karna anemia?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami mengerti kekhawatiran Anda, oleh karena itu ijinkan kami untuk menjelaskan sedikit mengenai sesak napas.

Perasaan yang dirasakan oleh seseorang mengenai ketidaknyamanan atau kesulitan dalam bernapas. Penyebabnya banyak sekali, karena itu dibutuhkan pemeriksaan lengkap dan langsung oleh dokter. Namun sesak napas dapat disebabkan oleh gangguan dalam sistem pernapasan (hidung, tenggorokan paru-paru) atau gangguan yang berasal dari luar paru-paru (jantung)

Tanda-tanda dari sesak napas dapat berupa :

  • Peningkatan jumlah frekuensi napas (dewasa >20x/menit; anak >30x/menit; bayi>40x/menit)
  • Kebiruan pada sekitar bibir, ujung-ujung jari
  • Adanya suara napas tambahan seperti ngorok, serak, grok-grok, mengi

Penyebab kegawat daruratan karena sesak napas dapat berupa :

  • Asma : batuk, mengi
  • Infeksi paru (pneumonia) : batuk, panas, sesak napas
  • Alergi (pembengkakan pada tenggorok yang menyebabkan terjadinya sumbatan) : riwayat makan makanan yang menyebabkan alergi (seafood, kacang, telur, dll)
  • Sakit jantung (disertai nyeri dada)
  • Trauma dada (kecelakaan yang mengenai dada) : riwayat benturan keras di daerah dada, sesak napas, nyeri dada, ada kerusakan pada dada (patah tulang), perdarahan

Berdasarkan keterangan yang kami berikan, kira kira apa yang memicu rasa sesak napas Anda?  Apakah ada riwayat asma pada diri Anda? Apakah Anda merokok?

Sedangkan keluhan jantung berdebar, banyak penyebabnya;

  1. Adanya serangan panik, rasa khawatir, takut, stres.
  2. Latihan fisik yang terlalu berat.
  3. Konsumsi kafein (kopi), nikotin (rokok), alkohol, obat flu.
  4. Penyakit tiroid, kadar gula darah yang rendah, kurang darah (anemia), tekanan darah rendah, demam atau dehidrasi (kekurangan cairan)
  5. Perubahan hormon seperti selama menstruasi, kehamilan.
  6. Obat-obat pelangsing, asma.
  7. Suplemen herbal dan nutrisi tertentu.
  8. Kadar elektrolit dalam darah yang tidak seimbang/normal.
  9. Makanan tinggi karbohidrat, tinggi gula, tinggi lemak, tinggi  garam dan tinggi MSG.

Saat ini kami tidak dapat memastikan penyebab keluhan Anda karena keterbatasan dalam fasilitas pemeriksaan. Oleh karena itu sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan langsung dan wawancara medis lebih mendalam dalam mendiagnosis kelainan yang Anda alami.

Berikut kami sertakan beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar