Sukses

Perut Buncit

03 Jan 2016, 20:22 WIB
Wanita, 21 tahun.

hi dok. kenapa ya saat setelah sahur, sy aktifitas dan perut itu bs rata gitu. bahkan kadang abis olahraga (kondisi msh puasa) perut rata nya kaya org sering work out itu. tp tiba waktu buka sy minum air putih abis itu sholat. setelah sholat sy makan seporsi gudangan/lalapan/pecel itu perut lgsg buncit. knp ya? ada cara biar itu ndak terjadi kah?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Perlu diketahui bahwa perut buncit diakibatkan berlebihnya lemak visceral di dalam tubuh. Penyebab “fenomena” ini adalah asupan kalori berlebih, pola makan yang tidak teratur dan kurangnya aktivitas pembakaran lemak seperti olahraga. Namun untuk memastikan apakah memang benar perut buncit memang disebabkan oleh lemak, ataukah ada kelainan organ di dalam rongga perut, Anda dapat melakukan pemeriksaan USG Abdomen.

Apabila memang terbukti penyebab perut buncit Anda adalah lemak, maka untuk mengecilkan perut Anda dapat melakukan olah raga yang sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan frekuensi 3 kali seminggu dan durasi minimal 30 menit. Apabila dikombinasi dengan diet sehat, niscaya perut Anda akan mengecil seiring dengan penurunan berat badan.

  • Olah raga

Tujuan tahapan olahraga ini sebenarnya untuk memberikan kesempatan kepada otot tubuh agar dapat beradaptasi terlebih dahulu. Olahraga dapat dimulai dengan melakukan olahraga yang bersifat aerobik, seperti jogging, bersepeda, dan lain sebagainya. Anda dapat juga melakukan olahraga yang bersifat ketahanan seperti angkat beban untuk mengencangkan otot-otot tubuh, misal otot perut. Lakukan seluruh kegiatan olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang dan jangan lupa untuk melakukan pemanasan otot terlebih dahulu. Naikkan intensitas sesuai dengan kemampuan Anda secara perlahan, jangan buru-buru atau memaksakan diri. Kuncinya adalah sabar dan rutin.

  • Diet

Langkah lainnya adalah mengatur asupan kalori dan waktu istirahat. Diet yang dianjurkan adalah diet rendah lemak, tinggi serat, tinggi karbohidrat kompleks dan protein. Perbanyak buah dan sayur, kurangi jenis karbohidrat simpleks seperti nasi putih, dan roti putih. Anda dapat mengonsumsi beras merah atau roti gandum sebagai pengganti karbohidrat simpleks. Batasi gorengan dan perbanyak makanan rebus, kukus, atau panggang. Gunakan minyak zaitun dalam jumlah sedikit apabila ingin menumis sayuran. Hindari konsumsi makanan instan seperti sosis, sarden, kornet, dan lain sebagainya. Hindari segala macam bentuk asupan makanan setelah pukul 18.00, terutama yang mengandung kadar kalori. Perbanyak minum air putih (minimal 8 gelas sehari).

Berikut beberapa artikel yang dapat Anda baca sebagai referensi:

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar