Sukses

Gangguan Ereksi
09 Jul 2015, 22:18 WIB
Pria, 21 tahun.

Selamat sore dok!! Usia saya 21 tahun saya mau tanya kenapa penis saya kalau ereksi kadang kurang keras dan cepet lagi loyo.apa ada obatnya atau harus gimana??saya takut itu bakal jadi gangguan sex di kehidupan saya kedepanya!! Mohon di jawab dan sebelumny trimkasih trimakash

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Gangguan ereksi dapat dikategorikan disfungsi ereksi dengan definisi ketidakmampuan untuk memulai dan mempertahankan ereksi. Bagaimana dengan Anda?

Gangguan ini dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

  • Kelainan pembuluh darah
  • Kelainan persarafan
  • Obat-obatan
  • Kelainan pada penis
  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Kerusakan saraf akibat diabetes melitus, alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi. Bahan kimiawi rokok juga mempengaruhi aliran darah, sehingga dapat juga berkontribusi pada gangguanereksi ini. Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan yaitu jenis obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium.

Psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menyumbang cukup besar penyebab dari gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Kami sertakan artikel:

Disfungsi Ereksi Pada Pria

Mengenal Jenis Disfungsi Ereksi

Anda menyebutkan bahwa Anda sedang banyak beban pekerjaan dan pikiran. Hal ini dapat mempengaruhi masalah ereksi yang Anda alami. Anda dapat mencoba untuk melakukan relaksasi dan memperbanyak istirahat. Bila masalah masih ada, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi untuk dilakukan evaluasi lebih jauh.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar