Sukses

Sering Tiba-tiba Terdiam

28 Dec 2015, 21:30 WIB
Wanita, 18 tahun.

waktu masih kecil dulu saya sering tiba-tiba terdiam saat tengah beraktivitas lalu beberapa menit kemudian saya akan kembali tersadar dan akan mulai berpikir 'kenapa tadi saya tiba-tiba terdiam?' Contohnya saya pernah mengambil gelas untuk minum lalu tiba-tiba saya terdiam dan gelaspun terjatuh tanpa saya sadari saat itu saya merasa seperti waktu seakan berhenti kata dokter yang saya mengalami penyakit syaraf tapi dokter tidak mengatakan secara spesifik apa nama penyakit saya ini dan apa nama penyakitnya

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Berdasarkan cerita Anda, kemungkinan Anda mengalami apa yang disebut dengan kejang tipe absence atau petit mal.

Kejang absence sendiri berlangsung singkat (biasanya berlangsung kurang dari 20 detik). Ketika seseorang mengalami kejang absence, maka orang tersebut sering tidak menyadari episode kejang yang baru saja ia alami.

Episode kejang ini seringkali bermula pertama kali pada usia 4-12 tahun. Episode kejang absence sendiri seringkali disalahartikan sebagai ketidakmampuan untuk memfokuskan perhatian dan dapat terjadi 50-100x/hari. Sehingga seringkali sulit untuk mendiagnosis kejang absence tersebut.

Terdapat 2 jenis komponen esensial:

  • Klinis: gangguan kesadaran (absence)
  • Elektroensefalografi (EEG) menunjukkan gambaran gelombang spike and slow

Manifestasi klinis kejang absence sendiri bervariasi tergantung individu masing-masing. Gejala dapat berupa gangguan atau kehilangan kesadaran, gangguan atau interupsi aktivitas yang sedang berjalan, pandangan kosong atau nystagmus (rotasi bola mata). Jika pasien sedang berbicara, maka seringkali pembicaraan menjadi melambat atau terganggi. Jika sedang makan, makanan akan berhenti dikunyah. Pasien sendiri seringkali menjadi tidak responsif. Serangan kejang ini dapat berlangsung bervariasi antara beberapa detik hingga satu menit.

Kejang sendiri dapat berlangsung beberapa kali sehari atau di beberapa kasus berlangsung hingga ratusan kali sehari.  

Kejang absence yang tipikal seringkali dapat dipicu oleh keadaan hiperventilasi pada 90% pasien. Ini merupakan salah satu tes yang digunakan, selain EEG untuk mendiagnosis kejang absence: pasien yang diduga memiliki kejang absence diminta untuk menahan nafas selama 3 menit, sambil menghitung nafasnya. Biasanya pasien akan langsung mengalami episode kejang dan myoclonia kelopak mata (mata berkedut) merupakan gejala klinis yang paling sering dialami.

Untuk memastikannya kami menganjurkan agar Anda berdiskusi lebih lanjut dengan dokter spesialis saraf yang sebelumnya menangani kasus Anda tsb.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar