Sukses

Menghilangkan Jerawat & Bekasnya

06 Jul 2015, 14:52 WIB
Pria, 23 tahun.

Bagaimana cara mengatasi menghilangkan jerawat dan bekasnya?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan saat ini. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan Anda satu persatu:

Jerawat

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini: 

  • Stress

  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif

  • Keturunan dari orangtua

  • Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya.

Makanan yang perlu Anda perhatikan selama berjerawat adalah: 

Hindari Makanan Berlemak

Makanan berlemak dan makanan yang digoreng sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak karena dapat meningkatkan produksi minyak di kulit. Konsumsilah makanan segar yang rendah lemak trans dan lemak jenuh. Pilih yoghurt tanpa lemak ketimbang yoghurt manis yang ditambahi susu. Olahan ikan atau unggas tanpa kulit (yang tidak digoreng) juga baik untuk disantap ketimbang ayam goreng.

Hindari Makanan Pedas

Pernahkah Anda merasa bahwa setelah mengonsumsi makanan pedas, kulit wajah jadi cenderung mengilap? Hal ini disebabkan karena makanan pedas mampu meningkatkan produksi minyak pada wajah (selain keringat). Oleh sebab itu, hindari makanan yang diolah terlalu pedas atau terlalu berbumbu.

 

Selain menghindari makanan-makanan di atas, Anda juga bisa mengonsumsi suplemen agar kulit tetap lembap dan elastis. Pilihlah suplemen penunjang kulit yang mengandung astaxanthin, vitamin C & E karena dapat memperbaiki struktur kolagen pada kulit yang rusak serta menutrisi kulit.

Pengobatan jerawat didasarkan dengan cara mengurangi produksi minyak, melawan infeksi bakteri, mempercepat pergantian sel kulit dan mengurangi peradangan. Obat yang dapat digunakan adalah retinoic acid, benzoil peroksida, dan antibiotik topikal/oles. Sebagian besar obat-obatan jerawat belum memberikan hasil dalam 4-6 minggu pertama. Pengobatan yang diberikan dapat termasuk pengobatan luar dan juga obat-obatan minum tergantung derajat keparahan jerawat.

Untuk pengobatan topikal, dapat menggunakan retinoic acid dioleskan pada malam hari setiap hari. Obat ini bisa didapatkan dengan resep dokter. Selain untuk mengobati komedo dan jerawat, obat ini dapat pula mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit. Awal penggunaan jerawat dapat muncul semakin banyak, kulit menjadi merah serta mengelupas, namun penggunaan obat harus tetap dilanjutkan sampai minimal 3 bulan, jika perlu seterusnya. Hindari paparan sinar matahari jika menggunakan obat tersebut atau gunakan sunblock dengan SPF minimal 30. Namun memilih sunblock juga harus berhati-hati karena sebagian besar dapat memicu munculnya komedo lebih banyak, pilihlah sunblock dan semua produk perawatan kulit yang berlabel non-comedogenic. Pada jerawat yang berukuran besar dan meradang dapat diberikan suntik kortikosteroid. Semua terapi ini harus atas indikasi dan berada di bawah pengawasan Dokter.

Bekas Jerawat

Bekas jerawat biasanya dapat berupa bekas kehitaman atau lapisan kulit yang masuk ke dalam. Warna kulit kemerahan merupakan tanda bahwa di kulit Anda masih terdapat reaksi inflamasi aktif. Penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat.

Untuk pengobatan topikal, dapat menggunakan retinoic acid dioleskan pada malam hari setiap hari. Obat ini dapat menghilangkan komedo, jerawat beserta dengan bekas jerawat, mengecilkan pori-pori dan mencerahkan kulit. Awal penggunaan jerawat dapat muncul semakin banyak, kulit menjadi merah serta mengelupas, namun penggunaan obat harus tetap dilanjutkan sampai minimal 3 bulan, jika perlu seterusnya. Hindari paparan sinar matahari jika menggunakan obat tersebut atau gunakan sunblock dengan SPF minimal 30. Namun memilih sunblock juga harus berhati-hati karena sebagian besar dapat memicu munculnya komedo lebih banyak, pilihlah sunblock dan semua produk perawatan kulit yang berlabel non-comedogenic.

Cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu prosedur chemical peeling dan atau mikrodermabrasi. Rangkaian prosedur tersebut (krim malam, chemical peeling, dan mikrodermabrasi) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam sehat,

    0 Komentar

    Belum ada komentar