Sukses

Mual saat Bangun Tidur

24 Dec 2015, 10:05 WIB
Pria, 65 tahun.

Yth Dokter Pertanyaan saya telah dijawab dengan baik dan telah saya jalankan. Saya baru tahu kalau obat maag misl mylanta cair, bisa membuat diare, maka saya hentikan. Obat Lanzoprazole tetap saya minum menjelang sahur. setelah sahur dan ibadah sholat subuh saya tidur kembali, bangun kurang lebih jam 10.00. Ketika bangun rasa mual muncul dan muntah. Bagaimana dokter ? terima kasih atas penjelasannya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Mual saat bangun tidur banyak dialami penderita GERD. Peningkatan asam lambung   dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya.

Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD

  • Berhenti merokok

  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD

  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, tomat, makanan berlemak atau pedas

  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut

  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan irisan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD

  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti obat-obatan anti nyeri, steroid, anti kolinergik yang tidak sesuai dengan indikasi kesehatan.

Sedangkan Untuk memastikan keluhan , kami menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Penyakit Dalam agar dapat dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang terkait lainnya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam, 

0 Komentar

Belum ada komentar