Sukses

Diare 2 Minggu

03 Jul 2015, 21:08 WIB
Wanita, 37 tahun.

Saya diare 13x dlm dua minggu..sdh kedokter diberi obat diagit dan racikan obat maag tp teteo aja diare smp skg .. apa yg hrs saya lakukan.?? Trms

dr. Karin Wiradarma

Dijawab Oleh:

dr. Karin Wiradarma

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda.

Bagaimana dengan diare Anda? Apakah air atau ada ampas?Lebih banyak air atau ampas? Adakah darah? Lendir? Berapa kali dalam sehari Anda mengalami diare?Bagaimana dengan kondisi umum Anda?Apakah merasa lemas?Dapatkah Anda beraktivitas?

Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) dan persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan).

Gejala dan tandanya meliputi: Konsistensi  feses menurun (cair) dengan/ tanpa darah, suhu badan mungkin meningkat (demam), nyeri perut, sakit kepala, nafsu makan tidak ada/ berkurang, lemah, mual, muntah, mialgia (nyeri otot), gelisah.

Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya infflamatory bowel disease atau imunodefisiensi (seperti HIV). Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Kebanyakan diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • virus (paling sering)

  • bakteri

  • infeksi parasit

  • obat-obatan (kafein, alkohol)

  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)

  • laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)

  • pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

  • keracunan makanan

Kami belum dapat menyimpulkan diagnosis dengan terbatasnya informasi Anda. Setiap penyebab, pemilihan obatnya berbeda. Untuk penanganan lebih lanjut, harus dicari tahu penyebabnya melalui wawancara medis dan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter. Saat ini yang pasti perhatikan asupan cairan untuk mengkompensasi cairan dan elektrolit yang keluar dengan mengkonsumsi oralit dan air putih setidaknya 2 liter per hari. Tak lupa batasi konsumsi serat (buah dan sayur) hingga diare  menghilang.

Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang (seperti analisa fese/tinja) untuk menegakkan diagnosis penyakit Anda. Kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang memadai, sehingga mendapatkan penanganan yang sesuai.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar