Sukses

Mual Muntah Saat Hamil
03 Jul 2015, 10:17 WIB
Wanita, 27 tahun.

saya sedang hamil muda dan banyak mengalami gejala gejala hamil muda

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com

Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena perubahan hormonal yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormon.

Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari namun memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 80 – 85% kehamilan selama triwulan pertama, dengan gejala muntah yang mengganggu sebesar 52%. Beberapa saran yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual dan muntah adalah :

  • Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)
  • Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna
  • Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur
  • Hindari makanan pedas, gorengan, atau berminyak

Mual dan muntah selama kehamilan akan membaik dengan sendirinya pada kehamilan 16 – 20 minggu. Setiap kehamilan tidaklah sama karena masing-masing memiliki perubahan siklus hormonal yang berbeda. Apabila Anda lebih nyaman beristirahat pada usia kehamilan saat ini tidak masalah. Namun, ketika kehamilan sudah masuk ke dalam trimester ketiga, Anda harus mulai beraktivitas, untuk mempersiapkan persalinan. Usahakan konsumsi makanan sehat untuk perkembangan maksimal janin Anda. Kami sarankan agar Anda berkonsultasi ulang ke dokter Anda lebih lanjut mengenai hal ini. 

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar