Sukses

Khawatir Tertular HIV

29 Dec 2015, 19:26 WIB
Pria, 30 tahun.

Dok, terakhir saya melakukan resiko infeksi hiv januari 2013, saya tes hiv lewat darah pada maret 2015 hasilnya negatif. apakah saya terbebas dari infeksi hiv? apakah kemungkinan virus itu ada didlm badan saya walaupun saya tidak melakukan resiko hiv setelah tes hiv negatif? makasih dokter atas jawabannya, tolong dirahasiakan indentitas saya.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah, dengan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Seks bebas merupakah salah aktivitas beresiko untuk tertular HIV.

Anda perlu tahu lebih jauh bahwa pada infeksi HIV terdapat 3 tahap yang berbeda-beda.

Tahap Pertama INfeksi HIV-AIDS

Pada tahap pertama (infeksi akut atau serkonversi) biasanya terjadi 2 – 6 minggu setelah terinfeksi. Pada saat ini sistem imun tubuh berusaha melawan virus HIV. Gejala awal dari infeksi akut ini mirip dengan gejala infeksi virus lainnya seperti infeksi flu. Gejala awal ini hanya berlangsung 1 hingga 2 minggu lantas akan hilang dan virus akan masuk ke tahap berikutnya.

Gejala awal dari infeksi HIV adalah: 

  •  Nyeri kepala
  •  Diare
  • Mual dan Muntah
  • Lelah
  • Nyeri otot
  • Nyeri menelan
  •  Lesi merah pada tubuh yang biasanya tidak gatal dan biasanya muncul di bagian dada
  •  Demam

Sebaiknya Hubungi dokter segera bila Anda merasa telah terinfeksi oleh HIV oleh karena ada obat yang dapat mencegah perkembangan virus. Dimana obat ini dapat dikonsumsi beberapa jam hingga hari setelah terinfeksi.

Tahap Kedua Gejala HIV-AIDS

Setelah tahap serkonversi, sistem tubuh kita akan kalah dan gejala akan hilang. Infeksi HIV masuk ke tahap kedua, dimana pada tahap ini dapat tidak terjadi gejala apapun dalam waktu yang lama, tahap ini dinamakan periode asimtomatis.

Pada tahap ini orang sering tidak mengetahui mereka terinfeksi HIV dan dapat menyebarkan ke orang lain. Periode ini dapat bertahan hingga 10 tahun.

Pada periode ini, virus perlahan-lahan akan membunuh sisitem sel darah putih kita yang dinamakan CD 4 T- cells dan merusak sistem imunitas.

Tahap Ketiga Infeksi HIV-AIDS

AIDS merupakan suatu tahap HIV lanjut. Pada tahap ini CD 4 sudah berada dibawah angka 200 dan orang akan didiagnosa dengan AIDS. Beberapa penyakit yang dapat muncul adalah Kaposi sarcoma dan pneumocystis pneumonia. Pada tahap ini orang harus mengkonsumsi obat anti HIV/AIDS.

Beberapa orang tidak menyadari mereka terinfeksi HIV, dan biasanya akan mulai memeriksakan diri ketika muncul gejala :

  • Lelah setiap saat
  •  Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan
  •  Demam > 10 hari
  • Keringat malam
  • Berat badan menurun drastis
  • Bintik ungu di tubuh yang sulit hilang
  •  Sulit bernafas
  • Diare yang berkepanjangan
  • Infeksi jamur di mulut, tenggorokan, atau vagina
  •  Mudah berdarah atau memar

Oleh karena itu, hendaknya saat Anda merasa beresiko terinfeksi oleh HIV/AIDS segera hubungi dokter. 

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar