Sukses

Hipoglikemia

30 Sep 2015, 21:25 WIB
Pria, 0 tahun.

dok saya ingin tanya apakah hipoglikemia dapat merusak otak ? kondisi seperti apa yang dapat menyebabkan hal tsb ? dan seandainya otak itu rusak karena hipoglikemia apa tanda"nya dok ? terima kasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Glukosa darah (gula darah) yang rendah dikenal sebagai hipoglikemia (glukosa darah < 60 mg/dl). Sebagian besar penyebab hipoglikemia ialah penderita DM dengan terap iinsulin atau sulfonylurea (hipoglikemia iatrogenik),  tetapi juga terdapat penyebab hipoglikemia pada pasien non-DM seperti pankereatitis atau sel tumor non-islet, , autoimun,  kegagalan organ,  penyakit endokrin, kelainan metabolisme dari lahir, toksin dari makanan, dan lain-lain (sepsis, kelaparan, kegiatan yang sangat berlebihan).

Dalam hubungannya dengan fungsi otak, kadar gula yang rendah dapat mengacu pada kerusakan sel-sel otak. Untuk menjalankan fungsinya, sel otak hanya dapat menggunakan sumber energi dalam bentuk glukosa (sel tubuh lainn dapat menggunakan cadangan energi lain, seperti asam lemak). Oleh karena itu bila tidak ada persedian glukosa ke otak, dalam 4 menit dapat terjadi kematian sel saraf di otak. Dan sel saraf, apabila telah terjadi kerusakan, akan sulit untuk memperbaiki diri.

Umumnya, ketika terjadi hipoglikemia, akan langsung menimbulkan gejala, yaitu;

  • Gelisah dan gemetar
  • Mual
  • Lapar
  • Berkeringat
  • Cemas dan bingung
  • Mata kabur, sulit bicara
  • Lemah, mengantuk, sulit berpikir

Untuk itu bila timbul gejala demikian harus segera diberikan pertolongan medis.

  • Makan dan minum sesuatu yang mengandung paling sedikit 15 g karbohidrat, diantaranya :
    • Teh manis dengan 2 sendok makan gula pasir (bukan gula diet)
    • 3-4 buah permen yang terbuat dari gula
    • 3 buah krekers
    • ½ gelas jus buah
  • Bila waktu makan masih lebih dari 1 jam lagi, makanlah cemilan yang mengandung karbohidrat dan protein seperti 2 lembar roti dan keju atau 1 gelas susu khusus diabetes
  • Lakukan pemeriksaan glukosa darah bila anda memiliki alat pengukur glukosa darah

Namun, bila terjadi hipoglikemia berat dan terlambat dalam pengobatannya, maka dapat terjadi perburukan kondisi, mulai dari Penurunan kesadaran, kejang, koma, dan hipotermia (suhu badan rendah) yang beresiko kematian. Kondisi ini dapat terjadi dalam hitungan menit, jam atau hari. Tergantung dari kondisi pasien, berat-ringannya penyakit, dan faktor komorbid lain yang dimiliki.

Tindakan pertolongan yang terbaik adalah dengan melakukan pencegahan. Untuk itu bagi individu yang beresiko untuk terjadinya hipoglikemia (misalnya penderita DM), sebaiknya mengikuti tips berikut ini;

  • Ikuti pola makan sesuai dengan diet diabetes yang sudah direncanakan sebelumnya
  • Konsumsi obat sesuai dosis dan waktu yang telah ditentukan
  • Konsultasikan pada dokter apabila terdapat peningkatan aktivitas sehari-hari atau bepergian jauh
  • Hindari minum-minuman keras dengan perut kosong

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar