Sukses

Rambut Rontok Setelah Kemoterapi

14 Sep 2015, 10:16 WIB
Wanita, 20 tahun.

Dok. Tante sy bermur 65 tahun mengidap kanker payudara. Dan rambut nya rontok akibat efek kemoterapi. Apakah rambut yg rontok akibat kemo todak bisa tumbuh lg ? Apakah akan botak selamanya ? .

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Kemoterapi memang memiliki efek samping mengakibatkan kerontokan rambut pada pasien kanker, dan kerontikan rambut ini menimbulkan beban psikologis, terutama untuk perempuan.

Namun, pasien yang mengalami kerontokan rambut tidak perlu khawatir, rambut yang rontok tersebut bisa tumbuh kembali. Kerontokan akibat kemoterapi biasanya akan pulih sekitar 1-2 buan setelah pengobatan berhenti, dan sering kali warnanya lebih gelap dan mengkilap.

Jika Terapi kemoterapi tidak dapat dihindari, ada beberapa tips dari para ahli:

  1. Gunakan shampo yang ringan
  2. Gunakan sarung bantal dengan bahan kain satin
  3. Gunakan sisir yang lembut, jangan takut untuk menyisir, menyisir bisa membuat lancar peredaran darah sehingga dapat membantu untuk pertumbuhan rambut kembali.
  4. Jika anda harus menggunakan pengering rambut, gunakan yang tidak terlalu kencang dan usahakan stabil
  5. Jangan dikeriting atau diwarnai
  6. Rambut model bob. Rambut pendek membuat rambut anda terlihat lebat dan jika rontok pun akan mudah untuk ditangani
  7. Gunakan tabir surya, topi, syal atu wig untuk menghindari kontak langsung dengan sinar matahari. Jika anda ingin memakai wig, beli sebelum rambut rontok, dan untuk hal ini bisa dipilih sesuai dengan warna dan bentuk rambut asli.
  8. Mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung nutrisi untuk rambut; kacang hitam, biji wijen hitam, padi, dan gandum; bayam, seledri, wortel dan sayuran lainnya; kenari, kacang pinus, kemiri; Daging, ikan, telur, tulang sumsum, hati, dll. Dapat juga dibantu dengan suplemen yang mengandung vitamin B, vitamin E, kolin, lesitin, inositol.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar