Sukses

Terapi Epilepsi

28 Jun 2015, 23:55 WIB
Pria, 26 tahun.

DOK. apakah jelly g gold betul bisa menyembuhkan penyakit epilepsi...

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Epilepsi adalah sebuah gangguan saraf kronik yang ditandai oleh kejadian kejang berulang akibat gangguan aktivitas listrik di otak.

Setiap kondisi yang menyebabkan gangguan pola normal aktivitas saraf dapat menyebabkan kejang. Epilepsi dapat timbul dari perkembangan abnormal sel saraf, ketidakseimbangan neurotransmitter, atau kombinasi keduanya. Namun tidak semua kejang dapat dikatakan sebagai epilepsi. Diagnosis epilepsi baru ditegakkan setelah dilakukan anamnesis lengkap dan pemeriksaan EEG.

Terapi epilepsi sebaiknya dilakukan sedini mungkin setelah diagnosis epilepsi ditegakkan. Terapi pilihan untuk epilepsi adalah dengan pemberian obat antikonvulsan. Jenis obat yang dipilih disesuaikan dengan jenis dan variasi kejangnya. Kebanyakan pasien hanya memerlukan satu jenis obat (monoterapi), meski masih terdapat beberapa yang memerlukan dua jenis obat antikonvulsan atau lebih.

Prosedur pembedahan juga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu terapi epilepsi pada kasus-kasus yang tidak responsif terhadap pengobatan antikonvulsan, dengan kelainan fokal yang dapat diidentifikasi. Selain pembedahan, masih ada beberapa metoda lain , yaitu:

  1. Diet ketogenik (diet tinggi lemak dan rendah karbohidrat). Mekanisme tidak diketahui dan terutama diterapkan pada kasus epilepsi berat.
  2. Stimulasi elektrik

Terdapat beberapa studi yang meneliti peran metoda pengobatan alternatif sebagai terapi epilepsi, seperti akupuntur, intervensi psikologis, vitamin, dan yoga namun tidak ada satupun diantaranya yang terbukti bermakna. Jadi dapat disimpulkan bahwa terapi epilepsi yang dilakukan pertama kali adalah dengan memberikan obat antikonvulsan. Satu-satunya terapi epilepsi tanpa obat ataupun pembedahan adalah dengan menerapkan diet ketogenik, dan terapi ini baru dipertimbangkan apabila obat-obatan tidak dapat membantu untuk mengendalikan kejang. Dan yang tidak kalah penting adalah tindakan pencegahan kejang itu sendiri. Sebaiknya pasien mulai mengenali faktor-faktor yang dapat memicu timbulnya kejang sehingga pajanannya dapat diminimalisir. Sebagai tambahan, saat ini penggunaan sel punca (stem cell) juga sedang dikembangkan sebagai salah satu terapi epilepsi. Penggunaan Jelly G Gold sendiri sebelumnya dalam perannya sebagai terapi epilepsi perlu diteliti lebih lanjut.

Demikian penjelasan kami. Semoga dapat membantu

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar