Sukses

Mengatasi Hipertensi

21 Aug 2015, 11:36 WIB
Wanita, 33 tahun.

selamat siang Dokter. Saya mempunyai Paman yang saat ini sedang dirawat. usianya > 50thn. dia memiliki penyakit gula & Hipertensi. saat ini tensi darahnya 190 & gulanya 32. menurut dokter gulanya sudah bercampur dengan darah. seluruh badannya mulai membengkak. Dia juga mengeluhkan sakit kepala & mual yang sangat. Badannya pun lemah sehingga tidak mampu untuk duduk. menurut dokter, bagaimana penanganan, pengobatan & penilaian dokter terhadap kondisi paman saya tersebut. Terima kasih Dokter.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter dari KlikDokter.com

Kami mengerti kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebelumnya ada beberapa pertanyaan yang ingin kamu ajukan: sejak kapan ibu Anda menderita hipertensi? Berapa tekanan darah terakhirnya? Keluhan apa saja yang dirasakan? Apakah ada penyakit lain seperti diabetes, kolesterol, jantung?

Hipertensi memang dapat diturunkan (herediter). Sekilas ijinkan kami menjelaskan mengenaj hipertensi. Seseorang dikatakan menderita tekanan darah tinggi (hipertensi) jika dalam 3 kali pengukuran tekanan darah berturut-turut di waktu yang berbeda menunjukkan hasil tekanan sistole (angka yang pertama) ≥ 140 mmHg atau tekanan diastole (angka yang kedua) ≥ 90 mmHg. Hasil tekanan darah yang tinggi hanya dengan satu kali pemeriksaan belum dapat didiagnosis menderita tekanan darah tinggi karena hasil tekanan darah dapat meningkat saat seseorang dalam kondisi stres atau setelah beraktivitas, dan lain sebagainya. Bagaimanakah dengan Anda?

Pada tahap awal, terapi darah tinggi dapat dilakukan dengan melakukan perubahan gaya hidup, seperti :

  • Olahraga teratur, dengan frekuensi 3x/minggu dan durasi minimal 30 menit. Jenis olahraga yang dapat dipilih adalah jalan kaki, jogging atau berenang

  • Kurangi berat badan

  • Kurangi asupan garam

  • Kurangi mengkonsumsi makanan yang digoreng

  • Perbanyak asupan makanan berserat seperti buah-buahan dan sayuran

  • Berhenti merokok dan hindari konsumsi alkohol

Jika dengan melakukan perubahan gaya hidup tersebut tekanan darah Anda tetap tinggi, maka diperlukan terapi dengan obat-obatan. Perlu diketahui bahwa hiipertensi yang tidak diterapi dapat menyebabkan berbagai komplikasi berupa gangguan jantung, pembuluh darah, gangguan ginjal, merusak kerja mata, menimbulkan kelainan atau gangguan kerja otak, dan lain sebagainya. Tekanan darah yang tinggi dapat mengakibatkan rasa pusing atau sakit kepala dan sekitar leher.

Apakah obat hipertensi harus diminum setiap hari? Ya. Apakah obat tersebut dapat merusak fungsi ginjal? Hipertensi yang tidak diobati dapat menyebabkan kerusakan ginjal, penyakit jantung, kebutaan, dan lain-lain. Maka dari itu penting sekali untuk meminum obat anti-hipertensi setiap hari untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut. Intinya, obat hipertensi tidak merusak ginjal tetapi justru mencegah terjadinya komplikasi pada berbagai organ tubuh akibat hipertensi.

Apakah hipertensi bisa disembuhkan? Tekanan darah bisa dikontrol untuk mencegah terjadinya komplikasi namun sulit untuk disembuhkan. Maka dari itu diperlukan modifikasi gaya hidup dan terapi obat-obatan yang harus diminum setiap hari agar dapat mengontrol hipertensi.

Tekanan darah di atas 180 mmHg disebut krisis hipertensi dan merupakan kondisi yang sangat berbahaya dan membutuhkan terapi yang lebih agresif. Pemberian obat hipertensi harus disesuaikan dengan kondisi pasien, karena ada indikasi dan kontraindikasinya. Kami tidak dapat memberikan resep obat tanpa melakukan pemeriksaan fisik secara langsung.

Berikut kami sertakan artikel yang berkaitan dengan pertanyaan Anda:

Mengatasi Hipertensi Dengan Diet Sehat

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar