Sukses

Nyeri Perut, Keringat Dingin Dan Pusing Saat Berpuasa

30 Sep 2015, 11:36 WIB
Wanita, 32 tahun.

selamat siang. sebelum nya saya mau menginformasikan bahwa pada 2013 lalu berat badan saya 39 kg dan cenderung turun karena napsu makan tidak ada. lalu saya berobat kedokter internis, dokter terebut menganjurkan saya untuk konsumsi obat tracetate magestrol acetate. dan memang terbukti napsu makan saya bertambah, tiap sejam sekali harus makan dan berat badan naik hingga kini 47 kg. agustus 2014 saya stop konsumsi obat tersebut dan hingga sekarang tetap napsu makan kuat dan tiap 2 jam wajib nyemil. sekarang ini saya sedang menjalankan ibadah puasa dan dikarenakan belum terbiasa tidak makan kadang perut saya suka sakit ketika siang. dan sekarang ini badan saya selalu hangat, keringat dingin dan pusing. apakah ada kaitannya dg tidak konsumsi makanan tiap 2 jam kr puasa? ataukan saya harus minum vitamin? klo iya vitamin apa yg cocok? sangobion kah? kebetulan saya mempunyai stok maltiron plus, sangobion dan biocombin. fyi selama puasa ini saya tidak konsumsi vitamin hanya minum madu saya...

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Selama berpuasa metabolisme tubuh dapat menurun yang dapat menimbulkan rasa lemas dan lelah (keringat dingin, pusing, mual, dll). Beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar tetap fit dan kuat selama puasa antara lain:

  • Makan yang Benar

Saat sahur, pilihlah makanan yang lama dicerna dan memberikan rasa kenyang lebih lama seperti nasi merah/gandum. Pastikan juga selalu ada buah dan sayur di setiap menu makan Anda. Serat dapat membantu melancarkan pencernaan dan mencegah penyerapan kolesterol. Pilihlah juga produk susu yang rendah lemak.

Selain itu perhatikan juga jenis makanan yang dimakan saat berbuka. Memang sebaiknya berbuka dengan yang manis karena dapat mengembalikan energi dengan cepat. Namun pilihlah kurma atau buah yang memiliki rasa manis alami. Hindari makanan atau minuman yang tinggi gula dan tinggi lemak (sirup, kue, kolak, gorengan, jeroan, dsb), makanan inilah yang bisa membuat berat badan bertambah. Makanan tinggi kalori dan karbohidrat seringkali disajikan saat berbuka dan sahur.

Yang penting juga, cukupi kebutuhan cairan. Saat puasa, kebutuhan cairan kurang dan bisa menyebabkan dehidrasi. Jadi minumlah yang cukup saat berbuka puasa dan sahur, air mineral jauh lebih baik daripada sirup dan minuman manis lainya.

Untuk itu, saat berbuka puasa konsumsilah makanan dalam jumlah sedikit dan air putih dahulu, bisa dilanjutkan dengan sup sayur dan makanan yang mengandung 5 sumber nutrisi untuk tubuh yaitu sayuran, buah, nasi merah dan protein seperti ikan atau ayam.

  • Tetaplah Aktif

Apabila Anda sudah memiliki rutinitas olahraga sebelumnya maka jangan dihentikan. Anda bisa melakukan olahraga beberapa jam setelah berbuka puasa. Agar tidak kelelahan, jagalah tingkat energi Anda dengan mengkonsumsi makanan dengan kandungan protein, karbohidrat kompleks, serta sayuran.

  • Tidur yang Cukup

Pastikan waktu tidur yang cukup agar tetap fit dan segar keesokan harinya, setidaknya selama 7-8 jam dalam sehari

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar