Sukses

Keputihan Kuning Kehijauan

29 Sep 2015, 22:25 WIB
Wanita, 25 tahun.

selamat siang dok, saya mau tanya seputar kewanitaan. dok, beberapa waktu yang lalu saya mengalami keputihan, warnanya putih kental, lalu beberapa hari kemudian saya haid tapi darah yg keluar bergumpal (tidak seperti biasanya) selama kurang lebih 3 hari setelah itu tidak keluar darah sama sekali, namun keluar seperti keputihan tp berwarna kuning dan kadang agak kehijauan seperti lendir dan bagian pinggung dan paha seperti kram. biasanya ketika haid darah yg keluar merah dan encer. itu kenapa dan ada gejala apa ya dok? apakah masih normal atau bagaimana karena saya baru pertama kali mengalaminya. terimakasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan. 

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (eperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

Pada kasus Anda, keputihan yang Anda alami bersifat kental, warnanya hijau kekuningan. Perubahan warna telah menunjukkan bahwa keputihan yang Anda alami merupakan keputihan yang abnormal. Untuk itu kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk wawancara medis mendetil dan pemeriksaan fisik secara langsung.

Baca pula artikel artikel berikut untuk menambah informasi Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar