Sukses

Mimisan Pada Anak

17 Jun 2015, 08:36 WIB
Pria, 36 tahun.

Selamat siang dok. Apa penyebab anak keluar darah/mimisan tiba2,bagaimana pencegahan dan pengobatannya.

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

 

Terima kasih karena Anda telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Kami memahami kekhawatiran Anda. Mimisan atau epistaksis adalah perdarahan hidung bagian dalam karena pecahnya pembuluh darah. Epistaksis terbagi 2 yaitu Epistaksis Anterior berasal dari bagian depan hidung dengan asal perdarahan dari pleksus Kiesselbach (kumpulan pembuluh darah). Sedangkan Epistaksis Posterior umumnya berasal dari rongga hidung posterior dengan asal perdarahan dari cabang pembuluh darah arteri sfenopalatina.

Mimisan yang terjadi pada anak sering terjadi akibat pecahnya pleksus Kiesselbach yang terdapat pada rongga hidung sebelah depan. Pada anak-anak pembuluh darah ini masih tipis dan rentan pecah. Mimisan akibat pecahnya pleksus Kiesselbach ini biasanya akan berhenti dengan sendirinya dalam waktu 5 menit pada anak tanpa penyakit kelainan darah. Pada anak dengan masalah pada faktor pembekuan darah tentu waktunya akan lebih lama.

Mimisan umumnya juga disebabkan oleh:

  • Trauma / cedera / terjatu
  • Mengorek-ngorek hidung
  • Bersin terlalu kencang
  • Menghirup udara yang kering seperti pada ruangan ber-AC
  • Akibat cuaca panas
  • Hipertensi, tumor atau benda asing, dan masih banyak lagi

Hal yang bisa dilakukan jika terjadi mimisan:

  • Janganlah panik. Segera dudukan anak, jangan ditidurkan
  • Posisikan badan untuk dicondongkan ke arah depan, bukan diarahkan mendongak ke belakang dan jangan berposisi menengadah. Dengan demikia, darah akan keluar mengalir keluar lubang hidung, dan tidak masuk ke dalam karena bahaya masuk ke saluran pernapasan 
  • Lakukan pemencetan pada cuping hidung pasien atau biarkan anak lakukan dengan sendirinya
  • Lakukan pernapasan melalui mulut untuk sementara
  • Lakukan pemencetan selama kurang lebih 5 menit, pendarahan akan berhenti dengan sendirinya

Bila perdarahan tidak juga berhenti, atau bahkan semakin banyak, kami menyarankan agar membawa anak Anda ke klinik/RS terdekat untuk mendapat pengobatan lebih lanjut. Karena bisa saja mimisan terjadi karena pecahnya pembuluh darah yang terletak di hidung bagian belakang, maupun karena kelainan pada faktor pembekuan darah, sehingga tidak dapat teratasi hanya dengan memencet hidung pasien.

Bila frekuensi mimisan terjadi cukup sering, periksakan pula pasien ke dokter spesialis THT untuk pemeriksaan lebih lanjut karena terdapat kemungkinan adanya penyakit yang menyertai gejala tersebut.

Untuk makanana pencegah mimisan, sampai saat ini belum ada penelitian yg menjelaskan mengenai makanan yang dapat mencegah mimisan. Ada baiknya pemberian makanan yang bergizi selalu diberikan kepada anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. (MP)

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar