Sukses

Tangan Dan Kaki Sering Basah, Pusing Berputar, dan Nyeri Dada

25 Sep 2015, 11:42 WIB
Wanita, 21 tahun.

Saya ira 21 thn. Tangan dan kaki saya sering basah dok. Pagi siang atau malam ttp aja basah tangannya. Kepala saya sering pusing kayak putar2 gitu rasanya Terkadang dada saya juga sering sakit rasanya kayak keram. Iti kenapa ya dok ? Terimakasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Ketiga keluhan Anda bisa saja merupakan penyakit yang sama yang menyebabkan banyak gejala, namun bisa juga tidak berhubungan satu sama lainnya. Untuk itu akan kami bahas satu-persatu.

Tangan Dan Kaki Sering Basah

Kondisi ini dapat disebabkan oleh gangguan medis yang disebut dengan hiperhidrosis. Hiperhidrosis yaitu kondisi yang ditandai dengan produksi keringat berlebihan. Hiperhidrosis terdapat dalam 3 bentuk: diinduksi oleh emosi (umumnya terdapat pada telapak tangan, telapak kaki, dan ketiak), lokal, atau umum. Hiperhidrosis sendiri terbagi atas 3 yaitu : 

  1. Hiperhidrosis fokal primer yaitu kondisi dimana keringat berlebih terjadi pada area tertentu dari tubuh (fokal) di kedua sisi tubuh (umumnya). Lokasi yang sering adalah telapak tangan dan kaki, lengan, kepala, dan wajah.
  2. Hiperhidrosis Idiopatik Generalisasi yaitu kondisi dimana seluruh area tubuh mengeluarkan keringat berlebih.
  3. Hiperhidrosis Sekunder Generalisasi yaitu kondisi keringat berlebih yang dipengaruhi oleh penyakit lain atau kondisi lain seperti menopause, hipertiroid, diabetes melitus (neuropati perifer), atau stroke. Obat-obatan seperti antihipertensi dan antidepresi juga dapat menyebabkan hiperhidrosis. Keringat berlebih juga melibatkan area yang luas di tubuh dan dapat muncul ketika tidur.

Menurut American Academy of Dermatology, Hiperhidrosis diterapi dengan beberapa cara yaitu:

  1. Antiperspirant yang mengandung alumunium klorida heksahidrat, glutaraldehid, formaldehid, dengan kadar tinggi (15%) dengan cara dioleskan di malam hari pada kulit yang kering, daerah berambut (ketiak), dan dicuci di pagi hari. Penutupan daerah yang diberikan antiperspirant dengan plastik juga dapat dilakukan.
  2. Teknik Iontophoresis, umum dilakukan pada hiperhidrosis telapak tangan dan kaki. Tangan diletakkan di dalam larutan berisi elektrolit dengan elektrik kadar rendah. Dapat efektif untuk kasus ringan
  3. Suntikan Botulinum tipe A (suntik botox). Suntikan ini diberikan di daerah ketiak, telapak tangan dan kaki untuk mengurangi jumlah keringat. Botulinum akan memblok pengeluaran dari neurotransmiter (asetilkolin) dan merupakan terapi yang efektif selama 4-8 bulan. Suntikan ulang perlu dilakukan lagi di kemudian hari
  4. Obat oral. Obat jenis glycopyrrolate dan propantheline bromide berfungsi mencegah terstimulasinya kelenjar keringat. Mereka memblok reseptor kolinergik. Beta bloker juga dapat digunakan untuk terapi keringat berlebih yang terjadi karena stres. Namun obat-obatan ini memiliki efek samping sehingga harus dipertimbangkan risk and benefit
  5. Operasi. Hal ini dilakukan pada hiperhidrosis berat yang gagal dengan pengobatan lainnya. Operasinya dinamakan Endoscopic Thoracic Sympathectomy (ETS). Operasi hanya dilakukan bila cara konvensional tidak berhasil

Hingga saat ini, belum ada penanganan alami yang memberikan efek memuaskan. Penderita hiperhidrosis dapat berkonsultasi lebih lanjut ke dokter spesialis penyakit dalam untuk mendapatkan pengobatan-pengobatan tersebut.

 

 

Pusing Berputar

Pusing biasanya disertai perasaan lingkungan seperti berputar bisa dikarenakan vertigo. Vertigo sendiri banyak penyebabnya, bisa dari organ mata, telinga atau otak. Jika pengangkatan kelenjar di daerah telinga namun tidak melukai telinga bagian dalam, seharusnya tidak menyebabkan keluhan pusing berputar. Izinkan kami menjelaskan tentang vertigo.

Vertigo didefinisikan sebagai rasa pusing berputar, sehingga sekeliling kita atau diri kita rasa berputar. Vertigo sendiri dapat dibedakan menjadi dua:

  1. Vertigo sentral: gangguan pada saraf otak
  2. Vertigo perifer: gangguan pada kanalis semisirkularis telinga, penyebab paling sering dari vertigo

Pada vertigo perifer, pencegahan yang terbaik adalah dengan mengatasi masalah pada organ keseimbangan tersebut, hal ini dapat dilakukan oleh dokter ahli telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) atau oleh dokter spesialis syaraf. Dokter akan melakukan manuver-manuver yang berhubungan dengan posisi tubuh Anda (Hallpike maneuver) sehingga dapat mengurangi atau menyembuhkan vertigo. Bila sudah terlanjur terkena vertigo, pengobatan sederhana yang dapat menolong Anda adalah dengan mengkonsumsi obat-obatan, memejamkan mata, dan menjaga agar posisi kepala tidak bergerak.

Sudahkah Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis THT atau spesialis syaraf? Kami menyarankan Anda berobat ke dokter untuk menentukan jenis vertigo pada Anda: vertigo perifer atau sentral. Vertigo sentral melibatkan saraf otak oleh karena itu harus segera ditangani.

 

Penyebab Nyeri Dada

Keluhan nyeri dada dapat timbul oleh berbagai sebab, diantaranya disebabkan karena gangguan jantung, gangguan otot atau tulang, paru-paru, saluran pencernaan atau psikologis.

Gejala nyeri yang khas untuk keluhan penyakit jantung adalah nyeri dada  kiri yang digambarkan seperti tertimpa benda berat, ditekan, atau diremas, nyeri berlangsung 2-5 menit, menjalar ke bahu kiri dan kedua lengan terutama pada permukaan tangan dan lengan bawah. Nyeri juga dapat menembus ke punggung, dasar dari leher, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri yang demikian disebut dengan Angina. 

Gejala nyeri angina umumnya dipicu oleh latihan (olahraga, aktivitas fisik, aktivitas seksual), emosi (stres, marah, ketakutan, frustrasi), dan menghilang dengan istirahat atau kombinasi dari istirahat dan nitrogliserin sublingual. 

Nyeri karena masalah otot dan tulang biasanya muncul bila bagian tersebut ditekan, atau muncul dengan perubahan posisi. Nyeri seperti ini membaik dengan antinyeri seperti paracetamol atau obat antiinflamasi lain.

Nyeri karena masalah paru-paru biasanya berkaitan dengan tarikan napas, dan disertai dengan keluhan-keluhan lain seperti demam, batuk, atau sesak.

Peningkatan asam lambung memang dapat juga menimbulkan gejala nyeri dada atau perasaan sesak dan sensasi nyeri dada, hal ini biasanya disebabkan oleh GERD atau Gastro-esophageal reflux disease (refluks asam lambung ke kerongkongan). Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Nyeri dada bisa juga disebabkan oleh masalah psikologis, tetapi ini baru dipikirkan bila masalah-masalah lain sudah bisa disingkirkan. Coba konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut, sehingga dapat dideteksi penyakit jika ada pada tahap awal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar