Sukses

Obat Asma Untuk Ibu Hamil

23 Sep 2015, 23:36 WIB
Wanita, 33 tahun.

Dok, Saya sedang hamil, namun saat ini saya juga sedang mengidap asma, mohon pentunjuknya

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Pengobatan terbaik untuk asma adalah dengan mencegah kekambuhan. Untuk itu anda perlu mengenali faktor pencetus asma Anda, kemudian sedapat mungkin menghindarinya. Apabila tak dapat terhindari dan timbul gejala asma, segeralah memeriksakan diri kepada dokter Anda untuk mendapatkan terapi medis untuk mengurangi gejala.

Penelitian membuktikan bahwa obat-obatan asma dalam bentuk inhalasi (inhaler) atau obat yang dihirup, aman diberikan selama masa kehamilan dan tidak berefek teratogenik (menyebabkan kecacatan pada janin). Hal ini disebabkan karena kadar obat di dalam satu ‘puff’ inhalasi tersebut tidak besar dan langsung bekerja ke paru sehingga tidak berbahaya bagi janin.

Selama kehamilan trimester pertama, sebaiknya memang tidak menggunakan obat-obatan terutama yang diminum dikarenakan trimester ini adalah masa pembentukan organ si kecil sehingga sangat rentan akan terjadinya kelainan kongenital atau kecacatan pada janin.

Apabila seorang wanita memiliki asma dan sedang hamil, maka sangatlah penting mendiskusikan hal ini dengan dokter dalam hal perencanaan pengobatan asma dalam kehamilan sampai mencegah serangan asma.

Asma sendiri dapat membaik, memburuk, atau tidak berubah selama kehamilan. Variasi derajat serangan asma ini dipengaruhi oleh berbagai hal, baik perubahan kadar hormonal, paparan antigen janin, sampai perubahan kekebalan tubuh sang ibu.

Pada kebanyakan wanita, serangan asma umumnya terjadi pada tiga bulan terakhir dari masa kehamilan. Sebelum hal ini terjadi, pastikan ibu sudah mendiskusikan hal ini dengan dokter agar asma dapat terkontrol dengan baik.

Untuk mencegah risiko gangguan kesehatan pada janin akibat asma, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan :

  • Mengetahui dan mengatasi pemicu asma. Kenali dan hindari pencetus asma Ibu (polusi, asap rokok, debu, dingin, bulu hewan, stres)
  • Berhenti merokok. Rokok sendiri tidak baik untuk kehamilan dan dapat memicu serangan asma serta menghalangi kerja obat asma. Asap rokok yang berasal dari lingkungan juga sebaiknya dihindari
  • Berkonsultasilah ke dokter sejak awal kehamilan dan mintalah dokter untuk menyiapkan penanganan asma ibu secara tertulis
  • Periksakan kehamilan secara teratur
  • Gunakan obat sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter
  • Bila kehamilan Anda  semakin membesar, rajinlah selalu melakukan senam hamil untuk berlatih bernapas dengan baik dan melatih otot tubuh

Kami juga menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin, dan berdiskusilah dengan dokter anda mengenai penanganan asma yang tepat sesuai dengan kondisi anda saat ini.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar