Sukses

Penyakit Gonore

24 Oct 2015, 23:15 WIB
Pria, 27 tahun.

Selamat Pagi Dokter Saya Mau Tanya APakah Saya Terinfeksi Gonore atau tidak dengan hasil test seperti ini ( terkahir melalukan hubungan tgl 18 januari ) HEMATOLOGI RUTIN Hemoglobin 15.1 14.0-16.0 Eritrosit 5.75 4.60-6.20 Hematroktit 45 42-48 Trombosit 248.000 150.000-400.000 Leukosit 5810 5000-10.000 Basofil 1 Eosinofil 3 Neutrofil Batang 0 Neutrofil segmen 54 Limfosit 34 Monosit 8 VDRL NON REAKTIF Mikrobiologi Hapus Urethral Gram Epitel 17-19/LPK Leukosit 0-2 /LPK Batang Gram Negatif 0 ( Tidak Di temukan ) Coccus Gram Positif 1+ (<1/LP imersi ) Diplococcus Gram Negatif Ekstraseluler 1+ (1/LP imersi) Diplococcus Gram Negatif Intraseluler 0 ( Tidak Di temukan) Jamur 0 ( Tidak Di temukan ) Mohon Di bantu jawabannya terima kasih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami rasa khawatir yang Anda rasakan. Hasil laboratorium Anda menunjukkan adanya infeksi pada penyakit gonore atau kencing nanah. Adakah gejala  spesifik yang Anda rasakan?

Gonore merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang pada umumnya ditularkan melalui hubungan kelamin, tetapi juga kontak secara langsung dengan eksudat yang infektif. Penyakit ini lebih sering menyerang remaja dan dewasa muda, serta lebih sering terjadi pada pria dibanding wanita.

Pada pria, awalnya terdapat rasa gatal dan panas di sekitar uretra, saluran yang menghantarkan urin dari kandung kemih ke luar tubuh. Selanjutnya, terdapat rasa nyeri saat buang air kecil dan keluar sekret kental berwarna keruh dari ujung uretra yang kadang-kadang disertai darah. Bila infeksi sudah semakin lanjut, nyeri akan semakin bertambah dan sekret semakin kental dan keruh. Selain itu terdapat nyeri pada waktu ereksi dan terkadang terdapat pembesaran kelenjar getah bening di selangkangan.

Pada wanita, gejala, kalaupun ada, dapat sangat ringan sehingga penderita tidak menyadarinya. Sebanyak 30%-60% wanita penderita gonore tidak memberikan gejala. Gejala yang timbul dapat berupa nyeri saat buang air kecil, buang air kecil menjadi lebih sering, dan kadang-kadang menimbulkan rasa nyeri pada panggul bawah.  Selain itu, terdapat sekret kental dan keruh yang keluar dari vagina.

Bila menyadari mempunyai gejala-gejala seperti di atas, atau mempunyai pasangan seksual dengan gejala di atas, perlu memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan, seperti mengambil sekret dari vagina ataupun penis untuk dianalisa. 

Antibiotik adalah pengobatan untuk gonore. Pasangan seksual juga harus diperiksa dan diobati sesegera mungkin bila terdiagnosis gonore. Hal ini berlaku untuk pasangan seksual dalam 2 bulan terakhir, atau pasangan seksual terakhir bila selama 2 bulan ini tidak ada aktivitas seksual. Banyak antibiotika yang aman dan efektif untuk mengobati gonorrhea, membasmi N.gonorrhoeae, menghentikan rantai penularan, mengurangi gejala, dan mengurangi kemungkinan terjadinya gejala sisa. Pilihan utama adalah penisilin + probenesid, dan terdapat juga pilihan obat lain. Obat-obat tersebut diberikan dengan dosis tunggal. Untuk dosis dan cara pengguaan obat Akan dijelaskan lebih lanjut oleh dokter Anda, dan sebaiknya jangan mencona untuk mengobati diri sendiri dengan membeli obat tanpa resep dokter.

Untuk mencegah penularan gonore, gunakan kondom dalam melakukan hubungan seksual. Jika menderita gonore, hindari hubungan seksual sampai pengobatan antibiotik selesai. Walaupun sudah pernah terkena gonore, seseorang dapat terkena kembali, karena tidak akan terbentuk imunitas untuk gonore. Sarankan juga pasangan seksual kita untuk diperiksa untuk mencegah infeksi lebih jauh dan mencegah penularan. Selain itu, juga menyarankan para wanita tuna susila agar selalu memeriksakan dirinya secara teratur, sehingga jika terkena infeksi dapat segera diobati dengan benar.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar