Sukses

Menurunkan Berat Badan

12 Jun 2015, 14:25 WIB
Wanita, 9 tahun.

Dok saya mau menurunkan berat badan. Tetapi,susah untuk menurunkan berat badan. Tolong ya dok

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Pada intinya adalah menambah atau mengurangi berat badan tergantung kepada keseimbangan asupan kalori dengan kalori yang dibuang setiap harinya. Untuk menambah berat badan, kalori yang dimakan harus lebih banyak dibanding kalori yang dibuang. Begitu pula sebaliknya.

Apakah kalori itu?

Kalori adalah sebuah satuan untuk mengukur energi, seperti kilogram untuk mengukur berat badan dan seperti meter untuk mengukur jarak. Sejumlah energi yang dikeluarkan untuk mengerjakan suatu aktivitas diukur dengan satuan pembakaran kalori.

Bagaimana caranya membakar kalori?

Sebenarnya caranya sangatlah mudah. Apabila seorang manusia hidup, maka secara konstan tubuh kita akan membakar kalori untuk membuat tubuh tetap berfungsi dengan baik. Namun, yang menjadi masalah adalah apakah sejumlah kalori yang kita makan sesuai dengan kalori yang kita buang dengan aktivitas sehari-hari saja? Untuk membakar kalori lebih banyak, kuncinya adalah beraktivitas lebih banyak maka kalori yang terbuang akan lebih banyak. Begitu pula sebaliknya, apabila ingin menambah berat badan, perbanyaklah asupan.

Biasanya dalam satu hari seseorang memakan sekitar 1800 sampai dengan 2000 kalori. Anda dapat menambah asupan Anda lebih dari 2000 kalori dengan menyesuaikan kalori yang Anda buang sehari-hari sesuai dengan aktivitas Anda.  Untuk menambah berat badan, konsumsi makanan yang berkalori tinggi.

Agar lemak pada perut tidak menumpuk, Anda dapat melakukan kegiatan olahraga. Latihan intensitas tinggi dipercaya sebagai cara terbaik untuk menurunkan lemak tubuh, latihan intensitas tinggi selama lebih dari 30 menit dapat membakar lemak tubuh. Latihan intensitas tinggi dan intermiten merupakan salah satu bentuk latihan kardiovaskular (kardio). Latihan kardio atau disebut juga latihan aerobik merupakan aktivitas fisik yang menghasilkan aktivitas aerobik. Aktivitas aerobik merupakan suatu aktivitas tubuh yang menggunakan oksigen untuk memenuhi kebutuhan energi selama latihan.  Contoh latihan aerobik atau kardio adalah lari, lari kecil (jogging), berenang, bersepeda, dan berjalan. Latihan intensitas tinggi dan intermiten diawali dengan pemanasan kemudian diikuti 3-10 pengulangan latihan intensitas tinggi dan intermiten pada pertengahan periode latihan intensitas tinggi, dilakukan latihan intensitas sedang, dan diakhiri dengan latihan pendinginan.

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar