Sukses

Kista Rahim

20 Sep 2015, 07:41 WIB
Wanita, 41 tahun.

Awal keluhan sy sering lemas, gemetar dan berdebar, cek kalium selalu rendah, hioertensi jg, dokter 1 mendiagnosa hipertyroid dan hrs oprasi, krn blm yakin sy second oponion dokter lain, dokter 2 diagnosanya tumor adrenal kiri, dan sy sdh menjalani pengangkatan adrwnal kiri 6 bln yll. semua gejala di awal sdh hilang, hanya sesekali saja berdebar, biasanya jk melihat atau mengalami hal2 yg mengerikan, ay pikirnormal saja, namun agak berbeda sgn kondiai saya sebelum sakit2an, sy dulu pemberani dok. .hipertensi jg hilang, tensi sy normal 110/80 rata2. apakah diagnosa hiperriroidnya gugur ya dok? pertanyaan ke 2, sy sekarang didiagnosa kista oleh dr kandungan, pdhl saya baru 2 thn yll melahirkan, kista saya sdh 8 cm, kalo saya tdk mau oprasi lagi, apakah pengobatannya tdk mempengaruhi riwayat penyakit saya yg dahulu? saya masih takutmenjalani oprasi kembali, trimakaaih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kista rahim dalam medis disebut dengan kista endometrium atau endometrioma atau kista cokelat. Kista jenis ini terbentuk dari adanya endometriosis. Sedangkan endometriosis sendiri adalah suatu penyakit dimana jaringan endometrium yang normalnya terdapat di uterus/rahim ternyata juga terdapat di bagian lain. Selama perjalanannya, kista dapat terus berkembang dan dapat menjadi sebesar buah anggur. 

Gejala yang mungkin dirasakan sangat bervariasi; mulai dari tidak ada gejala hingga rasa keram yang hebat saat menstruasi, nyeri saat bersenggama atau nyeri selama pergerakan usus. Jika kista endometrium robek, maka isinya akan keluar ke rongga panggul, dan dapat menyebabkan perdarahan dalam. Keadaan ini selanjutnya dapat menyebabkan pembentukan jaringan parut yang kemudian menimbulkan rasa sakit dan permasalahan dalam infertilitas/kesuburan.

Penanganan pada kista dapat dilakukan dengan tindakan operasi, namun hal ini bersifat individual, artinya tindakan yang diberikan dapat berbeda tergantung dari kondisi tiap penderita. Kami sarankan anda ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mendapatkan penanganan yang optimal sesuai kondisi anda.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar