Sukses

Rabun Jauh dan Bola Mata Tidak Fokus

16 Sep 2015, 21:59 WIB
Pria, 25 tahun.

Dok, sejak kecil saya tdk bs mlihat tulisan & benda jarak jauh dan bola mata saya tdk fokus jika melihat sesuatu, sdh periksa ke puskesmas tp ttp g ada kcmata yg cocok

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Nampaknya yang Anda alami bukanlah kelaianan refraksi sederhana. Apakah anda sudah pernah memeriksakan diri kepada dokter mata sebelumnya? Jika belum, kami anjurkan agar anda terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter spesialis Mata terdekat.

Dan untuk mencari dokter ataupun Rumah Sakit di daerah Anda, Anda dapat menggunakan fitur CARI DOKTER dan CARI RUMAH SAKIT pada kolom direktori Kami.

Keluhan pandangan yang kabur dapat disebabkan oleh beberapa hal. Pandangan kabur menunjukkan suatu gangguan di dalam daya lihat atau kemampuan mengfokuskan mata terhadap suatu benda. Hal ini seringkali merupakan salah satu gejala dari kelainan refraksi. 

Kornea dan lensa mata berperan layaknya lensa kamera, berfungsi memfokuskan cahaya yang masuk ke dalam mata untuk membentuk bayangan pada retina yang terletak di belakang mata. Pada keadaan normal, lensa mata dapat beradaptasi (berakomodasi) sesuai jauh-dekat objek yang dilihat. Bila cahaya dapat terfokus pada satu titik sempurna di retina, maka akan terbentuk bayangan yang jelas. Bagaimanapun, bila cahaya terfokus di depan atau belakang retina, maka bayangan yang terbentuk akan tampak kabur. Keadaan ini disebut sebagai kelainan refraksi.

Yang termasuk di dalam kelainan refraksi antara lain adalah miopi (mata minus/rabun jauh), hipermetropi (mata plus/rabun dekat), dan astigmatisma (silinder). Miopi terjadi ketika bayangan benda jatuh terfokus pada depan retina. Keadaan ini timbul akibat bola mata terlalu panjang atau daya akomodasi lensa terlalu kuat. Sebaliknya, hipermetropi terjadi ketika bayangan benda jatuh di belakang retina akibat bola mata pendek atau daya akomodasi lensa terlalu lemah. Berbeda dari dua sebelumnya, astigmatisma terjadi akibat kelainan kelengkungan permukaan kornea dan lensa sehingga cahaya yang masuk tidak akan jatuh pada satu titik.

Untuk orang seusia Anda, penyebab rabun jauh paling sering pada umumnya adalah miopia. Penanganannya adalah koreksi mata miopia dengan memakai lensa minus/negatif ukuran teringan yang sesuai untuk mengurangi kekuatan daya pembiasan di dalam mata. Biasanya pengobatan dengan kaca mata dan lensa kontak. 

Untuk mencegah penambahan minus, sebaiknya pasien juga menjalani gaya hidup sehat bagi mata, seperti mengatur jarak baca 40 - 45 cm dengan cahaya yang cukup, mengistirahatkan mata setiap kali melakukan kegiatan membaca buku atau menggunakan komputer, serta makan makanan yang banyak mengandung vitamin A.

Vitamin A merupakan vitamin antioksidan yang larut dalam minyak dan penting bagi penglihatan dan pertumbuhan tulang. 

Berikut adalah makana sumber vitamin A:

  • sayuran berwarna hijau dan kuning
  • hati
  • buah-buahan warna merah dan kuning (cabe merah, wortel, pisang, pepaya, dan lain-lain)
  • susu
  • ikan 

Sedangkan satu-satunya cara untuk mengurangi minus dengan tindakan medis adalah dengan melakukan pembedahan pada kornea mata, yaitu dengan keratotomi radial, keratotomi fotorefraktif, atau Laser Asissted In situ Interlamelar Keratomilieusis (LASIK).

Mata minus selain dipengaruhi oleh faktor genetik bentuk bola mata juga dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti yang telah dipaparkan di atas. Kecepatan terjadinya minus juga dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar