Sukses

Ingin Sembuh Dari Sinusitis

25 Apr 2016, 13:21 WIB
Wanita, 43 tahun.

Sy mengidap sinus, beberapa thn yl udh pernah disedot. Skg sy sering kambuh lg. Lendir biasanya trn lwt tenggorokan sehingga mengakibat batuk. Biasanya sy ke dktr umum dan dikasih obat. Biasanya sembuh tp nanti kambuh lg. Bgmn cara agar bisa sembuh, apa hrs disedot di uap? Trimakasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sinus merupakan suatu rongga yang terdapat pada belakang hidung, mata dan dahi, dan pada keadaan normal berada pada kondisi steril. Pada keadaan sakit, dinding mukosa sinus mengalami peradangan atau pembengkakan akibat alergi, infeksi, iritasi bahan kimia, yang menyebabkan sumbatan aliran sekresi, dan jika dibiarkan akan menyebabkan timbulnya infeksi bakteri. Cairan yang tertahan tersebut akan memicu Sinusitis.

Terjadinya sinusitis berkaitan dengan 3 faktor di bawah:

  • sumbatan aliran sinus

  • gangguan silia, yang berfungsi mengalirkan cairan sinus tersebut

  • gangguan jumlah dan kualitas cairan mukus

Sebagai akibat dari sumbatan tersebut, maka:

  • terjadi penumpukan cairan dalam rongga sinus

  • kurangnya oksigen akibat hidung tersumbat dan kesulitan bernapas

  • penurunan aktivitas serabut-serabut silia untuk membersihkan rongga sinus, dan merupakan media yang baik untuk pertumbuhan kuman.

Salah satu rongga sinus yaitu sinus maksilaris secara anatomi lokasinya berdekatan dengan gigi atas bagian belakang. Infeksi pada bagian gigi tersebut dapat menyebar ke bagian lainnya, seperti sinus maksilaris tersebut, sehingga berperan dalam timbulnya sinusitis.

Adapun faktor yang dapat menyebabkan sinusitis antara lain

  • Kelainan anatomi pada rongga hidung ata sinus

  • Rhinitis alergi dan non alergi

  • Asma

  • Polip nasal

  • Intubasi nasotrakeal dan nasogastric

  • Tumor

  • Penyakit imunologi (seperti imunodefisiensi, defisiensi IgA atau IgG, AIDS)

  • Cystic fibrosis

  • Sindrom Kartagener

  • Wegener granulomatosis

  • Infeksi saluran pernapasan atas yang berulang

  • Merokok

  • Iritan dari lingkungan maupun polusi

  • Penyakit gigi

Pada prinsipnya, pengobatan sinusitis ditujukan dengan mengatasi penyebabnya. Pada kasus infeksi, faktor penyebab dapat dihilangkan dengan pengobatan antibiotik. Sementara untuk kasus sinusitis akibat alergi, pengobatan medis hanya dapat membantu Anda mengurangi gejalanya, bukan menghilangkan faktor penyebabnya (alergi). Yang harus dilakukan pada kasus alergi adalah menghindari pemicunya. Sehingga sangat mungkin untuk terjadi kekambuhan. 

Dalam perjalanannya, apabila sinusitis tidak diobati, infeksi kuman dari sinusitis juga dapat menyebar ke tulang sekitar rongga sinus yang terkena, mata, otak, dan paru. Namun keadaan ini dapat dicegah dengan penanganan yang cepat dan optimal. Terapi pembedahan jarang diperlukan kecuali telah terjadi komplikasi ke organ sekitar sinus. Gejala yang paling khas adalah pusing, sakit kepala dan pilek.

Untuk itu, perlu konsultasi dengan dokter THT untuk mengetahui penyebab dari sinusitis dan mendapatkan pengobatan dan penanganan yang sesuai. Apakah terdapat sumbatan/obstruksi mekanik seperti kelainan bentuk pada daerah hidung ataukah karena infeksi, maupun alergi. Jika ditemukan adanya sumbatan/obstruksi mekanik, maka harus diperbaiki kelainannya. Sedangkan jika memang dicetuskan oleh infeksi akan diberikan antibiotik, dan jika karena alergi, maka hindari hal-hal yang menyebabkan alergi. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar