Sukses

Tentang TBC

15 Sep 2015, 21:44 WIB
Pria, 20 tahun.

Selamat siang dok. saya didiagnosa menderita TBC. Hasil test darah saya normal. Sputum saya negatif bakteri tahan asam. lalu X-Ray Thorax saya tak ditemukan TB aktif, tetapi pada hasil biopsi kelenjar getah bening leher kanan ditemukan sel datia langhans dan disimpulkan lymphadenitis tuberkulosa colli dextra. apa yang menyebabkan saya bisa menderita TBC tersebut? bagaimana cara mencegah agar tidak kambuh lagi setelah sembuh? olah raga apa yang baik untuk saya?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga.

Tuberkulosis Paru atau TBC adalah suatu penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penyakit ini dapat menular melalui droplet/cairan dahak mengandung kuman tuberkulosis, yang dikeluarkan oleh penderita tuberkulosis paru ke udara terutama saat batuk dan bersin. Orang yang menderita TBC paru menularkan TBC melalui droplet yang dihasilkannya saat batuk/bersin/berbicara dan jika terhirup oleh orang di sekitarnya maka mampu menyebarkan kuman penyakit kepada orang tersebut. Oleh karena itu keluarga anda memiliki resiko tertular penyakit TBC yang Anda derita.

Tindakan pencegahannya antara lain dengan penggunaan masker (terutama untuk penderita), dan memenuhi asupan nutrisi termasuk multivitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sebagai penderita harus senantiasa menutup mulut setiap batuk atau bersin, dan agar tidak terjadi penularan kuman kepada orang disekitarnya.

Penyakit TB (Tuberkulosis) Paru dapat disembuhkan, namun hal ini bergantung pada kepatuhan penderita terhadap pengobatan yang memang berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Pengobatan TB memang membutuhkan kedisiplinan dan waktu yang panjang. Hingga kini, belum ada obat TB terbaru yang dapat menyembuhkan TB dalam waktu yang singkat. Seseorang dengan TB harus menuntaskan pengobatan yang lama tersebut hingga benar-benar dinyatakan terbebas dari penyakit TB. Lama  pengobatan TB pada penderita dapat berkisar 6- 9 bulan, tergantung dari jenis TB dan respon penderita terhadap pengobatan. Sejauh ini, jenis obat TB yang efektif memang kombinasi dari penggunaan empat obat-Rifampisin, INH, Pirazinamid, dan Etambutol, ditambah dengan suntikan Streptomisin pada mereka yang tergolong dalam Penderita TB kategori 2 ( pasien kambuh, gagal ataupun dengan riwayat pengobatan terputus).

Penyakit ini dapat kambuh jika imunitas (daya tahan) tubuh seseorang menurun dan juga orang tersebut menjalankan pola hidup yang tidak sehat.

Saat ini yang perlu Anda lakukan adalah memastikan bahwa pengobatan Anda berjalan dengan baik, lengkap dan selesai. Pastikan Anda juga mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi cukup untuk menunjang sistem pertahanan tubuh  (imunitas). Anda juga perlu istirahat yagn cukup. Anda juga perlu kontrol rutin ke dokter  Anda agar dapat dilakukan evaluasi pengobatan.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar