Sukses

Pemeriksaan Pap Smear

10 Jun 2015, 10:08 WIB
Wanita, 27 tahun.

Pagi Dok, apakah perempuan yang belum menikah perlu melakukan Papsmear?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Pap smear adalah pemeriksaan skrining untuk mendeteksi dini kanker leher rahim dan penanganan lebih awal serta adekuat. Kanker Leher Rahim (Serviks) adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim (serviks) yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina). Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi 95% kasus ditemukan HPV (Human Pappiloma Virus) positif. Kanker Leher Rahim merupakan penyebab terbanyak dari semua jenis kanker.

Faktor risiko penyebab Kanker Leher Rahim antara lain :

  • Wanita yang sudah melakukan hubungan seksual pada usia muda (< 17 tahun)
  • Sering berganti-ganti pasangan seksual dan berhubungan seksual dengan pria yang sering berganti-ganti pasangan seksual
  • Riwayat infeksi berulang di daerah kelamin
  • Wanita yang sering melahirkan
  • Wanita perokok memiliki risiko dua kali lebih besar dibandingkan wanita bukan perokok

Papsmear merupakan pemeriksaan leher rahim (serviks) yang dilakukan oleh dokter spesialis Kandungan. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui adanya HPV ataupun sel karsinoma penyebab Kanker Leher Rahim. Pemeriksaan ini dilakukan pada wanita dengan riwayat pernah berhubungan seksual.

Pemeriksaan ini dapat dilakukan kapan saja, kecuali sedang haid atau sesuai petunjuk dokter. Papsmear sebaiknya dilakukan 1 kali setahun oleh setiap wanita yang sudah melakukan hubungan seksual.

Klasifikasi hasil pap smear dibagi menjadi 5 kelas, yaitu :

  • Kelas 1 
    Normal. Tidak membutuhkan terapi
  • Kelas 2 
    Atipikal (dapat disebabkan karena peradangan atau infeksi). Disarankan untuk mengulangi lagi pemeriksaan pap smear atau kolposkopi dalam jangka waktu 3-6 bulan
  • Kelas 3
    Displasia atau pre-kanker, level rendah. Kolposkopi dibutuhkan untuk mendiagnosis penyebab
  • Kelas 4
    Displasia Level TInggi atau CIC (carcinoma in- situ; kanker tapi tidak invasif). Membutuhkan kolposkopi dengan biopsi kerucut
  • Kelas 5
    Kanker, invasif. Dibutuhkan kolposkopi dan terapi lanjutan

Untuk melakukan pemeriksaan ini kami menyarankan agar Anda terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan. 

Kami lampirkan sebuah artikel untuk Anda baca:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar