Sukses

Nyeri Perut Kiri Bawah

10 Jun 2015, 09:57 WIB
Wanita, 36 tahun.

sakit di perut bawah kiri,itu kenapa ya dok ?

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda,

Kami memahami kekhawatiran Anda atas kondisi yang Anda alami saat ini. Keluhan Anda adalah sakit perut kiri bawah. Sudah berapa lama Anda mengalami keluhan ini? 

Begitu banyak penyebab yang dapat menimbulkan keluhan nyeri perut kiri bawah. Posisi perut di kiri bawah terdiri dari kulit, otot, jaringan lemak dan penunjang, usus besar ataupun organ kewanitaan. Salah satu gangguan dari organ diatas dapat menyebabkan keluhan nyeri perut kiri bawah. Apabila nyeri tersebut berasal dari nyeri lain, misal: asalnya nyeri pinggang kiri yang menjalar ke perut kiri, maka ada kemungkinan terdapat gangguan pada saluran kemih (batu ginjal, atau infeksi). Apabila disertai dengan gangguan BAB maka terdapat masalah pada sistem pencernaan misalkan dapat terjadi IBS (Irritable Bowel Syndrome) atau Inflammatory Bowel Disease (IBD). Namun, penyakit ini baru dapat didiagnosis melalui pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang (X-ray tanpa kontras atau dengan kontras). Selain itu juga, dapat juga terdapat masalah pada indung telur, misalkan kista indung telur.

Bila dikatikan dengan beser mungkin nyeri perut Anda disebabkan oleh infeksi saluran kemih. Mengingat keterbatasan kami dalam melakukan pemeriksaan fisik, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesalis penyakit dalam untuk wawancara medis yang mendetil untuk informasi lengkap dan pemeriksaan fisik untuk menunjang diagnosis. Namun untuk sementara ada beberapa hal yang dapat Anda dapat coba lakukan :

  • konsumsi air putih dalam jumlah banyak setiap harinya (lebih kurang 1,5-2 liter/hari)
  • hindarilah kebiasaan menahan kemih
  • jagalah kebersihan daerah kemaluan

 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Jika keputihan yang dialami oleh Anda termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Selain itu lakukan beberapa tips di berikut ini untuk mencegah keputihan:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Pengobatan apa sajakah yang sudah Anda peroleh? Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. 

Sayang sekali kami tidak dapat memastikan apakah keputihan Anda sudah sembuh atau belum dan "daging tipis" yang Anda sebutkan pada labia minora Anda tersebut. Karena untuk menegakkan suatu diagnosis dibutuhkan pemeriksaan fisik secara langsung. Untuk itu kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan lebih lanjut. 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar