Sukses

Jerawat Di Bibir

14 Sep 2015, 10:43 WIB
Wanita, 23 tahun.

dok..bibir saya mulanya ada benjolan kecil seperti jerawat..rasanya gatal . trus saya pencet...tpi bukannya kering malah lukanya melebar. sudh hampir 1 mggu tpi blm sembuh..di lukanya seperti keluar cairan putih bening. jika mulai kering trus kulit yg keras dikeluas..lukanya kembali keluar darah. dibagian bibir yg lain juga ada benjolan kecil lagi.. yg ingin saya tanyakan..kira2 itu apa ya dok? apakah berbahaya? penyebabnya apa dan bagaimana cara pengobatannya.? terimakasih dokter.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kelainan kulit akan lebih baik jika didiagnosis melalui pemeriksaan langsung karena sulit bagi kami untuk menentukan diagnosis dengan informasi yang terbatas.

Kami sarankan Anda mengunjungi dokter untuk wawancara medis mendetil dan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang yang diperlukan. Dengan demikian, Anda bisa mendapatkan penanganan yang optimal, sesegera mungkin sesuai dengan diagnosis kondisi kesehatan Anda.

Saat ini kami menduga Anda terkena penyakit herpes simpleks di bibir. Herpes simpleks virus (HSV) terdiri dari dua tipe, yaitu tipe 1 dan 2, yang merupakan kelompok virus dari famili Herpesviridae yang dapat mengakibatkan infeksi di manusia. HSV merupakan neurotropik dan neuroinvasif virus yang berarti mereka termasuk jenis virus yang dapat memasuki sistim saraf manusia.

Transmisi atau penularan virus tersebut terjadi akibat kontak dengan orang yang terinfeksi yang menularkan virusnya melalui cairan tubuh, baik ludah ataupun cairan yang keluar dari kemaluan.  HSV-1 umum terjadi pada daerah wajah, sedangkan HSV-2 lebih sering berkaitan dengan herpes genital. Namun terkadang terjadi kekacauan tipe dikarenakan terjadinya oral seks, sehingga jenis virus HSV-2 dapat terjadi di mulut.

HSV merupakan virus yang sangat menular. Namun harap diingat bahwa penularannya melalui cairan tubuh. Karena itu hindarilah memakai baju, handuk, alat yang sama dengan yang dipakai orang lain yang menderita HSV. Namun demikian, HSV tidak mengancam nyawa. HSV tidak termasuk ke dalam kelompok HIV dan tidak dapat menyebarkan HIV karena jenis virusnya berbeda. HSV-2 memang termasuk di dalam kelompok Infeksi Menular Seksual, sama dengan HIV, dengan cara penularan yang sama. Jadi apabila terkena HSV-2 dengan gejala timbulnya lenting di alat kelamin, maka akan rentan juga terhadap penularan HIV.

Yang dapat dilakukan adalah mengurangi penyebaran dari virus. Dengan makan dan istirahat teratur, meningkatkan daya tahan tubuh,  memakai salep dan meminum parasetamol, maka gejala herpes akan berkurang sedikit demi sedikit. Namun perlu diwaspadai, setelah infeksi primer, HSV menjadi laten di sel saraf dan apabila kondisi Anda sedang drop atau kekebalan tubuh berkurang, maka HSV dapat kambuh kembali. Untuk pengobatannya biasanya diberikan antivirus oral, salep antivirus, dan antiradang.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar