Sukses

Dengingan Di Telinga
09 Sep 2015, 20:55 WIB
Wanita, 20 tahun.

Selamat malam, dokter. Saya Bella. Usia saya 20 tahun. Saya ingin bertanya tentang gangguan pada telinga saya yang sudah saya rasakan sekitar 5 hari. Hari rabu kemarin tepatnya, secara tiba tiba telinga sebelah kiri saya berdenging dan terasa seperti ditusuk tusuk. Saya memang sedang dalam kondisi flu dan kelelahan, dan sedang melakukan perjalanan ke daerah puncak. Awalnya saya minum obat penghilang rasa sakit, dan sakitnya memang hilang untuk sementara. Tapi kemudian setelah saya istirahatkan dengan tidur siang, kepala saya rasanya berputar seperti sedang ada di kapal laut, dan sakit pada telinga kiri itu muncul lagi. Karena saking pusingnya, saya sampai pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Namun di sana saya hanya diberi obat tetes telinga serta antibiotik dan langsung disuruh pulang. Obat tetes telinganya sudah saya tidak pakai lagi. Antibiotik yang diminum kalau tidak salah yaitu ciprofloxacin dan dexametason. Sekarang, lima hari kemudian, dengingan di telinga kiri saya tidak kunjung sembuh. Malah rasanya seluruh telinga kiri saya seperti tertutupi dan tidak bisa mendengar sama sekali. Mohon diberi penjelasan mengenai hal ini. Terima kasih.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Kemungkinan apa yang Anda rasakan adalah Tinnitus. Tinnitus sendiri berarti suara berdenging atau berdengung, atau jenis suara lain yang berasal dari kepala atau telinga tanpa keterlibatan sumber eksternal.

Tinnitus bukanlah penyakit namun suatu gejala dan sebaiknya segera dicari penyebabnya. Terdapat dua jenis tinnitus, sebagai berikut:

  • Tinnitus Subjektif : hanya dapat didengar oleh penderita sendiri. Penyebabnya adalah kelainan pada telinga bagian luar, dalam, dan tengah. Dapat disebabkan oleh gangguan pada saraf-saraf pendengaran di otak
  • Tinnitus Objektif : dapat didengar juga oleh dokter yang memeriksa. Jarang ditemukan, dapat disebabkan oleh kelainan pembuluh darah, gangguan tulang telinga dalam, atau gangguan pada otot.

Penyebab yang umum ditemukan pada tinnitus adalah kerusakan sel telinga dalam. Rambut-rambut kecil pada telinga bagian dalam bergerak tergantung tekanan gelombang suara. Gerakan ini menstimulasi sel-sel telinga untuk mengeluarkan sinyal listrik melalui saraf dari telinga (saraf auditori) ke otak. Otak akan menginterpretasi sinyal-sinyal ini sebagai suara. Jika rambut-rambut pada telinga bagian dalam tersebut rusak, mereka dapat “membocorkan” impuls elektrik yang tidak beraturan, sehingga menyebabkan tinnitus. Kerusakan rambut-rambut ini dipengaruhi oleh usia dan adanya paparan terhadap suara yang keras dalam jangka waktu lama (lingkungan pekerjaan industri, MP3 player, konser musik), dan paparan terhadap beberapa obat tertentu (aspirin, NSAIDs, diuretik).

Penyebab lain dari tinnitus adalah:

  • Adanya kotoran terlalu banyak dalam telinga
  • Perubahan pada tulang telinga bagian tengah
  • Meniere’s Disease (kelainan pada telinga dalam karena tekanan cairan atau komposisi telinga dalam)
  • Trauma pada kepala atau telinga (mempengaruhi saraf atau fungsi otak yang berkaitan dengan pendengaran; umumnya tinnitus karena sebab ini hanya terjadi pada satu telinga)
  • Tumor jinak pada saraf kranial yang berjalan dari otak ke telinga bagian yang mengontrol keseimbangan dan pendengaran (acoustic neuroma; biasanya menyebabkan tinnitus pada satu sisi telinga saja)
  • Kelainan pada pembuluh darah (menyebabkan tinnitus yang sifatnya pulsatil atau berdenyut, termasuk tinnitus objektif)
  • Stress dan depresi (jika tes-tes atau pemeriksaan pendengaran menunjukkan hasil normal dan penyebab tinnitus lain tidak dapat diidentifikasi).

Tidak ada obat khusus untuk tinnitus, yang paling penting adalah menghilangkan pencetus atau menyembuhkan penyebab. Kami menyarankan agar Anda berkonsultasi dengan dokter spesialis THT untuk menyingkirkan kemungkinan penyebab lainnya. Sementara itu, hindari pajanan suara keras, hindari pencetus tinnitus seperti kopi, teh, cola, rokok, dan garam. Kemudian berolahragalah untuk memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh.

Berikut kami lampirkan artikel:

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar