Sukses

Penularan Toxoplasma Melalui Kucing

05 Jan 2016, 21:03 WIB
Wanita, 23 tahun.

maaf, dok sya mau bertanya. adakah selain dengan kotoran kucing seseorang dapat terinfeksi toxoplasma? misal sering menggendong kucing atau menghirup udara yang penuh dengan bulu kucing yang berterbangan? (dalam lingkungan rumah) terima kasih, dok...

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Selama ini memelihara kucing erat dikaitkan dengan penyakit toxoplasmosis. Toxoplasma gondii sesungguhnya tidak hanya menginfeksi kucing, namun semua hewan berdarah panas lainnnya, seperti unggas dan mamalia. Berikut cara penularan parasit Toksoplasma gondii yang perlu Anda ketahui:

  1. Memakan daging sapi, kambing, ayam, babi atau anjing yang mengandung parasit, karena proses pengolahan daging yang kurang matang
  2. Memakan bahan makanan lain seperti sayuran yang telah tercemari parasit. Oleh karenanya pastikan sayuran telah dicuci dengan bersih sebelum Anda olah dan konsumsi
  3. Dari ibu yang sudah terserang toksoplasma ke bayi melalui proses melahirkan
  4. Melalui transfusi darah atau transplantasi organ dari donor yang menderita toksoplasmosis.

Mengapa kucing menjadi tersangka utama?

Karena di dalam usus halus kucing, parasit ini dapat menyelesaikan keseluruhan siklus hidupnya, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan kotorannya. Sebagai contohnya bila Anda memegang kotoran kucing yang terinfeksi toxoplasma dan setelahnya melakukan aktifitas seperti makan, minum dsbnya tanpa melakukan cuci tangan terlebih dahulu maka kemungkinan Anda terinfeksi menjadi lebih tinggi.

Oleh karenanya, bila Anda memiliki kucing, pastikan kebersihan litter box atau kotak tempat ia buang kotoran dan cucilah tangan setelah membersihkan kotoran kucing. Pastikan pula kucing Anda sudah mendapatkan vaksinasi lengkap dan obat cacing secara teratur.

Toksoplasmosis tidak menyebabkan seseorang kesulitan untuk memiliki anak, dan tidak akan menular apabila seseorang mencium bulu kucing, namun infeksi yang terjadi pada ibu hamil khususnya pada masa trimester pertama, dapat menyebabkan cacat janin.

Untuk itu sebaiknya ibu hamil yang memelihara kucing perlu ekstra hati-hati saat bersentuhan dengan kucing, terutama dengan kotorannya. Dan menjaga makanan yang bumil konsumsi selalu bersih dan disajikan dalam keadaan matang sempurna.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar