Sukses

Rahang Berbunyi Ketika Mengunyah

13 Apr 2016, 09:20 WIB
Pria, 18 tahun.

Dok rahang saya berbunyi seperti ada kotorannya "krenyes" gtu dok tiap mengunyah udah setahun lebih tapi tidak pernah terasa sakit , apa penyebabnya dok ?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi.

Berdasarkan pemaparan Anda, keadaan tersebut dapat diarahkan pada gangguan sendi rahang. Gangguan sendi rahang atau TMJ disorder  (TMD) mempunyai  gejala yang khas yaitu kesulitan dalam membuka menutup mulut, dan gejala- gejala khas lainnya yang timbul pada gangguan ini meliputi gerak rahang yang terbatas, gerakan buka tutup mulut yang tidak sesuai jalur atau ada deviasi, Sakit pada daerah wajah, sakit  pada leher, sakit pada sekitar sendi rahang, bunyi seperti bunyi krek yang dapat disertai atau tidak disertai sakit pada saat membuka dan menutup mulut, rasa sakit atau tidak nyaman pada saat mengunyah makanan, kekakuan pada rahang, perubahan posisi gigitan gigi atas terhadap gigi bawah,dan  ada pula  gejala lain yang tidak spesifik seperti sakit pada telinga, kepala dan punggung.

Kelainan pada sendi rahang seperti yang kemungkinan besar Anda alami memang tidak terjadi tiba-tiba. Dapat disebabkan karena trauma, mungkin dulu pernah terbentur di daerah tersebut. Atau bisa juga karena kebiasaan buruk, seperti bruxism yaitu kebiasaan mengerat gigi pada saat tidur malam. Mungkin juga karena adanya perawatan gigi yang kurang baik kualitasnya (seperti tambalan atau mahkota tiruan) yang menyebabkan oklusi / penutupan gigi yang kurang nyaman sehingga rahang sedikit bergeser untuk mencari posisi yang nyaman saat menutup mulut.

Kelainan sendi rahang cukup berbahaya bila dibiarkan karena rasa sakit dapat menjadi lebih berat, dan sendi rahang dapat menjadi rusak, bergeser, atau diskusnya yang rusak. Oleh karena itu kami sarankan Anda segera berkonsultasi ke dokter gigi spesialis prosthodontik untuk mendapatkan perawatan. Bila ditangani secara dini, sendi rahang Anda dapat kembali seperti semula. Perawatan yang akan diberikan sangat bergantung kepada kasus.

Demikian informasi yang dapat saya berikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar