Sukses

Nyeri Setelah Berhubungan Intim

08 Sep 2015, 09:24 WIB
Wanita, 20 tahun.

Asalmualaikm..mohon bantuanny dok..sy klo berhubungan selalu sakit dan selangkanganpun sakit saat berjalan dan bunyi krek gitu sy sdh periksa kdokter dn di ksh surat rujukan untuk HSG ..apakh jika hsg sakitku akn klitan dok?perut bgian ataspun sakit smpai k punggung dan sering pipis..tolong d bntu dok..sy sdh berobat kemana2 blm ada bedanya

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Nyeri saat berhubungan intim di dalam dunia kedokteran dikenal dengan istilah dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal, pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Tentunya hal ini sangat mengganggu bagi pasangan suami istri. Dispareunia (nyeri saat berhubungan intim) ini dapat disebabkan oleh beberapa hal:

  1. Berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  2. Kurang 'foreplay' atau 'pemanasan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  3. Vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  4. Endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  5. Infeksi pada vagina
  6. Infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri]
  7. Peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

 

Beberapa cara yang dapat dilakukan mengatasi nyeri saat berhubungan intim:

  • Lakukan rangsangan seksual (foreplay) yang adekuat sebelum suami melakukan penetrasi penis. Hal ini sedikit banyak juga akan berpengaruh pada ketegangan vagina.

  • Rasa takut atau kekhawatiran dapat membuat vagina menjadi kaku dan kering sehingga mudah terbentuk luka.Lakukanlah hubungan intim dalam suasana yang santai dan nyaman. Kondisi rileks saat berhubungan akan membuat vagina menjadi lemas dan tidak terasa nyeri saat penetrasi. Semakin anda merasa khawatir dan tidak rileks, semakin sulit untuk mengatasi masalah anda saat ini.

  • Gunakanlah lubrikasi tambahan untuk memudahkan penetrasi penis ke dalam vagina.

Apabila keluhan nyeri saat berhubungan intim berlanjut setelah melakukan foreplay cukup atau setelah menambahkan lubrikasi tambahan, berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kandungan umumnya dapat membantu untuk evaluasi lebih lanjut. Mungkin dispareunia yang ada disebabkan oleh hal-hal lain seperti gangguan hormonal, endometriosis, infeksi, dan lainnya.

Sedangkan pemeriksaan Hysterosalpingography (HSG) merupakan pemeriksaan x-ray untuk mengevaluasi bagian dalam uterus (rahim), tuba falopi, dan daerah sekitarnya. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan pada wanita yang memiliki masalah sulit hamil atau gangguan kesuburan (infertilias). Pemeriksaan ini dapat melihat:

  • Sumbatan pada tuba falopi (saluran tuba). Wanita dengan riwayat infeksi pada saluran reproduksi (misal: penyakit menular seksual, keputihan, pelvic inflammatory disease) menyebabkan perlekatan tuba falopi sehingga dapat menghambat sperma bertemu dengan ovum (sel telur).

  • Menilai adakah kelainan pada uterus (rahim) seperti perlukaan, polip, firoid, perlekatan, benda asing, dll. Masalah-masalah tersebut juga bisa menyebabkan nyeri hebat saat menstruasi dan keguguran berulang.

Pemeriksaan ini cukup aman dan biasanya dilakukan 2-5 hari pasca menstruasi untuk memastikan bahwa Anda tidak sedang hamil. Pasien akan disuntikkan cairan kontras ke dalam rahim, jika tidak ada masalah kontras bisa mengisi rongga rahim dan tuba falopi (tidak ada sumbatan).

Kami sertakan beberapa artikel berikut:

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar