Sukses

Solusi Anemia

12 Apr 2016, 20:22 WIB
Wanita, 17 tahun.

dokter saya mempunyai anemia yg ckup parah..apa solusi bwt menghilangkan nya...saya pusing dan pucat lebih sering kunang2...trimaksih

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih atas pertanyaan Anda,

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Diagnosis anemia perlu dipastikan dengan pemeriksaan laboratorium.

Anemia adalah kurangnya kadar hemoglobin dalam darah Anda. Anemia dapat disebabkan salah satunya oleh karena kekurangan zat besi dan vitamin B-12. Sumber zat besi dan vitamin B-12 yang paling utama adalah dari makanan. Untuk mencegah terjadinya anemia tersebut maka kita perlu mengkonsumsi makanan yang bervariasi dengan kadar gizi seimbang. Namun perlu juga dicari penyebab anemia, pada kasus Anda masih mungkin penyebabnya adalah karena perdarahan menstruasi atau karena kurang zat besi.

Berikut ini adalah beberapa langkah praktis untuk menjaga agar makanan yang kita konsumsi tidak menyebabkan kita kurang darah;

  1. Makan makanan tinggi zat besi, yaitu:

    1. Hati
    2. Kacang-kacangan
    3. Tiram
    4. Tahu
    5. Sayuran hijau, seperti bayam
    6. Daging merah tanpa lemak
    7. Ikan
    8. Buah kering seperti kismis
  2. Makan dan minum makanan yang dapat meningkatkan penyerapan zat besi dalam tubuh, yaitu:

    1. Jus jeruk
    2. Stroberi
    3. Brokoli
    4. Buah dan sayuran yang banyak mengandung vitamin C
  3. Jangan minum kopi atau teh saat makan. Minuman ini mencegah penyerapan zat besi dalam tubuh.

  4. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 seperti:Hati sapi dan tiram

    1. Hati sapi dan tiram

    2. Ikan, daging, unggas, telur, susu, dan produk susu lainnya yang mengandung vitamin B12

    3. Beberapa produk sereal, ragi, dan produk makanan lain yang mengandung vitamin B12.

Pastikan Anda mengkonsumsi makanan secara bervariasi. Makanan yang beragam dan seimbang gizinya akan mencegah terjadinya kurang darah. Diet yang terlalu ketat merupakan salah satu faktor risiko yang dapat menyebabkan anemia. Ibu hamil dan wanita pada umumnya harus lebih berhati-hati, terutama pada saat menstruasi karena lebih rentan terkena anemia. Pemeriksaan kesehatan berkala untuk mengetahui terjadinya kurang darah sebaiknya dilakukan setiap 5 tahun sekali sejak masa remaja.

Kami lampirkan beberapa artikel untuk menambah wawasan Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan.

0 Komentar

Belum ada komentar