Sukses

Perut Kembung Setiap Bangun Pagi

11 Apr 2016, 19:51 WIB
Wanita, 19 tahun.

Dok kenapa ya, setiap kali sy bangun pagi, perut saya terasa kembung, apa itu hanya masuk angin biasa ?

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Keluhan perut kembung seringkali berhubungan dengan organ lambung, atau disebut dengan gejala dispepsia. Oleh karena itu kami akan menjelaskan sedikit tentang keluhan peningkatan asam lambung atau disebut sindrom dispepsia.

Sindrom dispepsia merupakan suatu kumpulan gejala saluran cerna terdiri dari perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung atau infeksi bakteri H.pylori. Pengobatan sindrom dispepsia sangat tergantung dari penyebabnya.

Umumnya maag akan menimbulkan gejala nyeri ulu hati, mual, kembung, dan muntah. Apabila keluhan menjadi nyeri dada, dada terasa panas, dan mulut terasa pahit/asam, maka mungkin saja itu bukan maag namun penyakit Refluks Gastroesofageal yang terjadi akibat naiknya cairan lambung ke kerongkongan. Hal ini disebabkan klep antara lambung dan kerongkongan tidak berfungsi dengan baik. Kondisi stres atau cemas dapat menyebabkan kenaikan produksi asam lambung dimana hal ini tentu saja dapat menambah keluhan dari maag atau GERD yang dirasa.

Bila benar anda terkena maag maka selain pengobatan oleh dokter maka anda juga harus melakukan perubahan pola hidup. Untuk mengatasi maag yang Anda dapat lakukan adalah: 

  1. Hindari makanan pedas, terlalu asam dan yang mengandung gas (kol, sawi, minuman bersoda)
  2. Hindari dahulu konsumsi kopi atau teh. 
  3. Makan sedikit-sedikit namun sering (porsi kecil dan sering) misalnya hingga 5x dalam sehari 
  4. Jangan terlambat makan 
  5. Usahakan dalam diet makanan yang sehat, banyak sayur dan buah, serta karbohidrat, lemak yang sehat (hindari makanan siap saji dan daging olahan seperti sosis, chicken nugget, hot dog) 
  6. Hindari stres
  7. Berikan jarak waktu 2-3 jam antara makan malam dan tidur, agar proses pencernaan optimal terutama bila anda makan dalam porsi besar.
  8. Hindari tidur tepat di bawah paparan AC atau kipas angin

Namun jika perubahan pola hidup tidak membantu, dapat diberikan obat-obatan. Tentu obat ini hanya dapat diberikan oleh dokter. Kami sarankan sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Namun sekali lagi, untuk menegakkan diagnosis dan pengobatan diperlukan pemeriksaan langsung oleh seorang dokter. Ceritakanlah dengan lengkap keluhan yang dirasakan agar Anda mendapatkan tatalaksana yang optimal. 

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar