Sukses

Mengalami Batuk Darah

11 Apr 2016, 19:11 WIB
Pria, 24 tahun.

Selamat siang dok, sudah 3 bulan lebih saya mengalami batuk darah. Memang tidak setiap hari keluar darahnya. Sudah saya periksakan, di cek dahak dan rontgen hasilnya kata dokter negatif tb. kemudian saya dianjurkan periksa ke tht. Sudah di laringoskopi dan biopsi juga. pewarnaan gram pada diplococcus gram(+): positif, dan kuman bentuk batang gram (-): positif. Kesimpulan dari hasil lab biopsi: radang kronik non spesifik. Sebelumnya, pada 2009 saya kena infeksi paru, dan sudah minum obat tb selama 8 bulan, dan dinyatakan sembuh. Sedangkan selama batuk darah ini yg saya rasa gelisah dok. Yg ingin saya tanyakan, apakah tb saya kambuh? Atau saya kena bakteri lain selain tb dok? Terimakasih sebelumnya dok.

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Sebenanrnya batuk darah tidak hanya disebabkan oleh penyakit TBC.

Batuk berdarah dalam dunia kedokteran disebut sebagai hemoptisis. Hempotisis merupakan batuk darah yang berasal dari saluran napas dan biasanya menjadi tanda adanya penyakit medis yang serius. Darah yang keluar dari mulut bisa juga berasal dari perut atau hidung, maka dari itu penting sekali untuk memeriksakan diri ke dokter agar bisa diketahui sumber perdarahan dan terapi yang tepat.

Selain TBC, Berikut ini adalah beberapa penyakit yang dapat menyebabkan batuk darah:

  1. Kanker paru
  2. Pneumonia
  3. Bronkitis
  4. Bronkiektasis
  5. Abses paru
  6. Trauma paru, misalnya kecelakaan atau luka tembak
  7. Emboli paru
  8. Gagal jantung kongestif
  9. Arteriovenous malformations (AVM) di paru

Jika anda telah melakukan pemeriksaan kepada dokter dan didapatkan hasil terdapat radang kronik non spesifik pada saluran napas, maka bisa saja hal inilah yang menjadi pemicu batuk darah yang anda alami. Non-spesifik berarti terdapat infeksi oleh kuman selain TBC.

Agar cepat sembuh, sebaiknya ikutilah petunjuk dan saran terapi dokter dan lakukan kunjungan ulang (kontrol) agar kondisi penyakit anda dapat dievaluasi dengan baik.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar