Sukses

Sperma Bening dan Encer

28 May 2015, 09:30 WIB
Wanita, 28 tahun.

Selamat pagi dokter saya zubaedah ingin bertanya, setiap kali kami melakukan hubungan badan dengan suami saya, suami saya selalu mengeluarkan sperma bening dan encer, apakah sperma suami saya bermasalah dan apakah saya bisa hamil atau tidak? Gimana solusinya supaya sperma suami saya tidak encer dan sehat.

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kegelisahan yang saat ini Anda rasakan. Pada saat ejakulasi, seorang pria normalnya akan mengeluarkan cairan sebanyak 2-5 ml yang terdiri dari cairan mani dan sperma.

Secara normal pada saat ejakulasi, akan dikeluarkan cairan ejakulat yang berwarna putih karena memiliki banyak kandungan sperma yang kaya akan protein. Sperma ini dihasilkan oleh testis dan baru akan dikeluarkan bersama dengan air mani saat ejakulasi.

Cairan mani  (semen) yang normal umumnya berwarna putih atau keabu-abuan. Namun warna semen dan konsistensi dapat bervariasi tergantung usia, makanan dan frekuensi ejakulasi. Pada awal ejakulasi, semen terlihat tebal dan lengket, namun memang akan mencair 20-30 menit kemudian. Selain itu, cairan mani yang keluar encer dapat juga terjadi bila telah lebih dari 1 kali ejakulasi dalam waktu yang berdekatan.

Umumnya jika tidak ada perubahan warna (kehijauan, kecoklatan, pink, merah) pada cairan mani Anda, sebenarnya tidak ada yang perlu Anda khawatirkan. Yang terpenting adalah menjaga agar sperma yang diproduksi tetap sehat.

Bagaimana Cara Agar Bisa Memproduksi Sperma yang Sehat?

  • Lakukan seks yang aman dan monogami
    Penyakit menular seksual meningkat risiko ketidaksuburan paling tinggi baik pada pria maupun wanita. Oleh karena itu, selalu gunakan kondom dan jangan berganti-ganti pasangan

  • Diet yang sehat
    Konsumsi banyak buah dan sayur yang tinggi akan antioksidan

  • Hindari obesitas
    Riset menunjukkan bahwa obesitas dapat mempengaruhi kesehatan sperma, baik jumlah maupun pergerakannya

  • Hindari stress
    Stres dapat menurunkan fungsi seksual dan mengganggu kestabilan hormon yang diperlukan untuk produksi sperma

  • Olahraga

  • Temperatur yang tinggi
    Peningkatan suhu pada skrotum dapat mengganggu aktivitas produksi sperma. Untuk menjaga kesuburan, hindari menggunakan celana yang terlalu ketat, meletakkan laptop tepat pada paha/selangkangan Anda, berendam di air panas dan sauna. Jika harus bersepeda, naik motor atau duduk terlalu lama, beristirahatlah sejenak.

  • Rokok
    Rokok dapat menurunkan jumlah sperma, pergerakkan sperma dan merusak bentuk sperma

  • Alkohol & obat narkotika
    Konsumsi alkohol dan narkotika dapat menurunkan kualitas dan jumlah sperma

  • Pelumas saat berhubungan seksual
    Pelumas, termasuk cairan ludah, jelly, lotion dan produk pelumas yang dijual bebas dapat menganggu pergerakan sperma

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar