Sukses

Berhubungan di Luar Masa Subur

29 May 2015, 00:42 WIB
Wanita, 31 tahun.

Dokter hpht sy 20 maret, sy lagi menunda kehamilan karna masih banyak pekerjaan, kebetulan dgn suami LDR dok, selama 1 bln sy tidak HB dok, waktu jadwal haid sy konsumsi primolut karna sy dan suami mau liburan, mulai tgl 21 sy HB dgn suami dok dan sampai saat ini sy blm haid, apa ada kemungkinan hamil di masa jadwal haid sy...sy udah ke dokter dan usg belum tetlihat apa apa dok...mohon penjelasan nya..terimakasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kehamilan bisa terjadi apabila terjadi pertemuan sel telur dan sperma, yang memang kemungkinan terjadinya meningkat apabila dilakukan hubungan intim pada masa subur. Namun, tidak menutup kemungkinan kehamilan bisa terjadi kendati hubungan dilakukan di luar masa subur, asalkan sang wanita memiliki sel telur yang siap dibuahi.

Untuk menurunkan probabilitas kehamilan, maka sepasang suami - istiri diharapkan berhubungan intim di luar masa subur, yaitu sekitar lima hari sebelum dan dua hari sesudah terjadinya pengeluaran sel telur dari indungnya. Proses ini disebut juga dengan ovulasi dan terjadi kira-kira 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya.

Bagaimana cara mengetahui masa subur? Anda dapat menggunakan dua cara yaitu menghitung masa subur serta mengetahui tanda-tanda ovulasi.

Menggunakan Rumus Menghitung Masa Subur

Ovulasi terjadi kira-kira 14 hari sebelum hari pertama haid berikutnya. Kurangi dan tambahkan dua hari dari hari tersebut karena walaupun sel telur hanya dapat hidup selama 24 jam, sperma dapat bertahan selama 6 hari di dalam tubuh perempuan.

Anda dapat mengidentidikasi beberapa tanda fisik yang mengindikasikan terjadinya ovulasi:

  • Peningkatan sekret vagina yang berubah dari sekret yang berwarna putih dan creamy menjadi bening, kenyal, dan licin.  Anda dapat mengetahui kekentalan sekret dengan cara menaruhnya di antara ibu jari dan telunjuk lalu meregangkannya. Saat ovulasi, sekret tersebut tidak akan ‘putus’.
  • Merasa kembung dan terdapat nyeri perut ringan yang terjadi karena kram otot rahim.
  • Nyeri tekan pada payudara. Payudara terasa bengkak, lebih lunak, dan lebih sensitif terhadap sentuhan.
  • Suhu basal tubuh meningkat antara 0,4 – 1°C dari suhu basal manusia (36-37°C). Kenaikan suhu ini terjadi akibat pengaruh hormon progesteron. Puncak masa subur adalah 1-2 hari sebelum suhu basal tubuh mengalami kenaikan tertinggi.
  • Peningkatan hasrat seks.

Selain cara-cara di atas, Anda juga dapat menggunakan alat tes ovulasi yang dijual bebas di apotek atau toko alat kesehatan. Alat ini bekerja dengan mendeteksi kadar hormon seks pada air seni.

Apabila Anda belum siap memiliki keturunan, Anda dapat menggunakan alat kontrasepsi.

Semoga penjelasan ini dapat dipahami.

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar