Sukses

Menjaga Kehamilan Setelah Pernah Keguguran
10 Apr 2016, 21:23 WIB
Wanita, 27 tahun.

siang dokter,,,, saya disarankan menunggu hingga lewat 3 siklus menstruasi atau sekitar 3 bulan setelah keguguran apabila sebelum 3 bulan saya hamil lagi gimana solusinya dokter dan apakah hamil saya akan baik-baik saja atau calon janinya akan sehat dan bagus....??? karena kemaren saya melakukan hubungan intin tetapi kelepasan apakah sekarang saya masih masa subur karena tanggal 2 mey 2015 kamaren saya baru selesai kuret dokter.....???? minta pendapat dari doket bagaimana yang bagusnya

dr. Suci Dwi Putri

Dijawab Oleh:

dr. Suci Dwi Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Memang pasca keguguran / kuret lebih dianjurkan untuk menunda kehamilan hingga 3 bulan, agar terdapat waktu untuk mengembalikan organ reproduksi dan juga psikologis ibu setelah kehilangan janinnya.

Namun, bila anda tidak menggunakan KB dan kemudian hamil sebelum waktu tsb, maka anda tidak perlu panik. Yang perlu anda lakukan adalah mencegah keguguran dan menjaga kehamilan tetap sehat.

Untuk menjaga kehamilan agar tetap sehat, anda dapat melakukan kiat-kiat berikut ini:

  1. Antenatal Care (ANC). Apabila Anda sedang  hamil, maka pemeriksaan kehamilan secara rutin akan membantu dokter memantau kesehatan Anda dan kesehatan bayi Anda.

  2. Penuhi kebutuhan nutrisi harian dengan gizi seimbang. Konsumsi asam folat, kalsium, zat besi, vitamin D, dan nutrisi penting lainnya.

  3. Menambah berat badan dengan bijak. Selama enam bulan pertama kehamilan, kebutuhan kalori yang dibutuhkan adalah sekitar 2000 kalori. Hal ini tidak jauh lebih besar dibandingkan dengan kebutuhan kalori seorang wanita sebelum hamil. Namun, selama tiga bulan terakhir kehamilan (trimester ketiga kehamilan), seorang wanita hamil akan membutuhkan kalori tambahan sekitar 200 kalori per hari, menjadi sekitar 2.200 kalori per hari.

  4. Tetaplah aktif. Aktivitas fisik secara teratur dapat meringankan atau bahkan mencegah ketidaknyamanan yang dirasakan selama kehamilan. Hal ini juga dapat membantu Anda mempersiapkan diri untuk persalinan. Diskusikan kepada dokter, jenis latihan apa yang dapat dilakukan ketika hamil.

  5. Hindari zat berbahaya seperti alkohol, tembakau, dan obat-obatan terlarang selama kehamilan.

  6. Hindari pemakaian obat tanpa rekomendasi dokter. Apabila kita mengalami batuk pilek atau demam, sering kali kita membeli obat warung untuk penanganan pertama. Dari segi kepraktisan, hal ini memang sangat bermanfaat. Sayangnya, kebiasaan ini harus dibuang jauh-jauh ketika hamil, karena beberapa obat tertentu sebaiknya dihindari atau justru berbahaya bagi janin.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar